TOPIK
Kilas Tokyo
-
Sejarah Baru Jepang
LDP lalu memilih berkoalisi dengan Partai Nippon Ishin (Japan Innovation Party).
-
Bangsa Unggul
Ini kisah lama tentang negara Belanda. Saat mereka menemukan sumber minyak sangat besar di lautan Kaspia.
-
Makna Ketaatan
Baru tersadar sejam kemudian setelahnya. Bergegas mereka kembali ke toilet, ternyata handphone masih tergeletak di toilet.
-
Soft Power
Saat tiba di stasiun Akihabara, atmosfer gambar karakter populer anime, elektronik, game dan manga terlihat menghiasi dinding stasiun.
-
Kenangan di Osaka
Tapi kenapa entah terasa sangat dekat. Mungkin karena hanya butuh 2 jam setengah saja duduk santai di kursi Shinkansen.
-
Kitakyushu
Perjalanan dari Tokyo menggunakan shinkansen memakan waktu hampir lima jam, melewati banyak kota kota besar Nagoya, Osaka, Hiroshima, Fukuoka.
-
Keindahan dalam Kesederhanaan
Saya terkadang melihat mereka duduk sendiri di cafe menikmati secangkir minuman.
-
Norma Unggul
Tas kertas besar yang saya bawa tidak ditangan. Mungkin terlupa di kursi kereta karena terlalu sibuk menggunakan handphone.
-
Kota Siap Bencana
Pertama, kontinyu mempersiapkan infrastruktur maju dan start mempromosikan beragam teknologi bencana.
-
Kisah Tas Kertas
Mesti ganti kereta tiga kali menuju stasiun terdekat dari rumah. Kereta sangat padat oleh penumpang yang buru buru pulang.
-
Semangat untuk Bertahan
Sementara point ‘Kaizen’, intinya tidak menekankan besaran yang dicapai, tetapi bagaimana terus memperbaiki proses.
-
Tenang di Tengah Bencana
Saya menilai, masyarakat Jepang umumnya sangat tenang menghadapi sesuatu. Juga ketika diterpa bencana.
-
Minimalis
Di daerah Nippori Tokyo bertebaran toko dan grosir kamera analog tua dan bekas yang masih berbasis film kuno.
-
Urgensi Bersiap
Gempa magnitude 9.0 diikuti tsunami yang telah merenggut korban jiwa lebih dari 15 ribu dan ribuan hilang.
-
Etika Sejak Dini
Sering kita mendengar bahwa sekolah di Jepang diyakini punya perhatian besar untuk pendidikan etika. Ini tidak salah.
-
Visi yang Tidak Mudah
Yakni sebuah masyarakat berbasis eknologi terintegrasi merata disemua lapisan, juga bisa menyelesaikan masalah sosial secara cerdas.
-
Sisi Lain Akihabara
Kawasan Akihabara dijuluki Akihabara Electric Town karena menjadi pusat penjualan berbagai barang elektronik kebutuhan rumah tangga.
-
Ketika Libur Tiba
Selain Oshogatsu, ada juga liburan panjang Obon Yasumi (summer holiday) di bulan Agustus dan ada libur ‘Golden Week’ di bulan Mei.
-
'Mendekati' Kanker
Menurut laporan Nikkei Asia Juli lalu, Jepang menduduki peringkat teratas paten global untuk inovasi pengobatan kanker.
-
Tantangan di Tengah Penyusutan
Drama bercerita tentang Kohei Tsukuda - diperankan aktor Hiroshi Abe, seorang insinyur teknik.
-
Impian Seorang Insinyur
Biasanya siswa tetap dijejali banyak tugas sekolah, termasuk ‘Jiyukenkyu’ semacam tugas melaksanakan mini research saat libur.
-
Kebangkitan dari Kumamoto
Dengan adanya jejeran gunung berapi aktif di pinggirannya, dikenal di Jepang sebagai "The land of fire".
-
Realita dan Kereta
Kereta adalah wajah realita Jepang. Realitas masyarakat yang selalu sibuk. Kereta tak pernah sepi penumpang.
-
Keamanan yang Terjaga
Satu hal yang terasa sekali, warga Tokyo paham dan terdidik bagaimana langkah menjaga keamanan kota mereka.
-
Konkretisasi Berhemat
Membiarkan fasilitas umum kota rusak terbengkalai adalah bentuk pemborosan dan kegagalan mewujudkan tujuan pembangunan.
-
Dua Sisi Riset
PERNAH menonton film A Beautiful Mind yang dirilis tahun 2001? Film yang mengantar Ron Howard merebut Piala Oscar sebagai Sutradara Terbaik.
-
Semua Tidak Instan
Di era bubble economy Jepang tahun 1970-1990, ada dua penyebab kematian di Jepang yang sangat mengkhawatirkan yaitu kecelakaan dan bunuh diri.
-
Manusia dan Teknologi
Camera Phone ternyata sudah ada sejak tahun 1999 oleh Kyocera. CD Player sudah dirilis oleh Sony Corp sejak tahun 1982, disusul oleh Portable CD Playe
-
Jejak Langkah Visioner
Saya pernah membaca biografi seorang Adji Watono merantau belajar ke Jerman, hidup susah payah disana, pulang ke Indonesia hanya menjadi tukang foto
-
Kita Juga Bisa
Setiap saya bercerita bagaimana cara sukses Jepang melaksanakan sebuah program, selalu saja ada rekan di grup WhatsApp ragu nan pesimis.