Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kilas Tokyo

Realita dan Kereta

Kereta adalah wajah realita Jepang. Realitas masyarakat yang selalu sibuk. Kereta tak pernah sepi penumpang.

Editor: Sudirman
DOK TRIBUN TIMUR
Kolumnis tetap Kilas Tokyo Tribun Timur, Muh Zulkifli Mochtar menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian 7 juta subscribers channel YouTube Tribun Timur. 

Oleh: Muh. Zulkifli Mochtar

Kereta adalah wajah realita Jepang. Realitas masyarakat yang selalu sibuk. Kereta tak pernah sepi penumpang.

Terutama di pagi hari, saat stasiun kereta di Tokyo dipenuhi jutaan manusia setengah berlari mengejar waktu.

Jangan pikir anda akan mudah mendapat kursi duduk. Terkadang untuk dapat tempat berdiri baik pun susah.

Para penumpang bersedia berjejalan dan berdesakan agar terangkut bisa sampai ke tempat kerja.

Menurut data, Tokyo Metro digunakan rata rata 6,8 juta penumpang perhari.

Untuk keluar kota, shinkasen memang pilihan utama. Shinkansen Jepang terkenal efisien, diatur secara ketat berdasar standar keamanan tinggi.

Track Record menawan; tidak pernah mengalami kecelakaan dalam 57 tahun sejarahnya.

Kecepatan shinkansen juga makin pesat. Saat pembukaan kecepatan maksimun masih 210 km / jam.

Di tahun 2011, tipe "Hayabusa", berkecepatan 320 km memulai debutnya.

Generasi shinkasen berikutnya juga sedang uji coba "ALFA-X" yang mampu mencatat kecepatan 400 km / jam.

Teknologi kereta juga makin maju seiring perlombaan memburu yang tercepat dengan negara lain terutama Jerman, Perancis, juga China.

Perlombaan kecepatan makin gila gilaan, mendekati pesawat terbang.

Kereta adalah wajah realitas kehidupan Jepang yang selalu mengedepankan ketepatan waktu dan permintaan maaf.

Tepat waktu adalah sebuah kewajaran dalam norma masyarakat. Jika harus terlambat, meminta maaf juga sebuah kewajaran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved