Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Aliran Sungai Kongo ke Piala Dunia 2026

Dari 16 peserta yang dibagi ke dalam empat grup, Zaire sekamar dengan Brasil, Yugoslavia, dan Skotlandia di Grup 2.

Tayang:
Tribun-timur.com
OPINI - F Daus AR, Bergiat di Rumah Saraung 

Mungkin, contohnya bisa kita lihat pada gaya bermain Jay Jay Okocha, eks pemain timnas Nigeria.

Di saku sejarah Piala Dunia, publik sepak bola mengingat timnas Prancis melakukan protes ke manajemen sendiri pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Zaire tampaknya telah melakukannya 36 tahun lalu, mereka emoh melakoni laga kedua di fase grup setelah mengundang decak kagum penonton di laga pertama meski kalah 2-0 dari Skotlandia.

Bermain asal-asalan di pertandingan kedua melawan Yugoslavia adalah bentuk protes itu.

Mereka ingin mempermalukan pemerintahan diktator militer Zaire.

Enam kali kebobolan di babak pertama bukanlah lelucon, empat gol sisanya di babak kedua bisa saja terus bertambah andai jam pertandingan tidak berhenti.

Dunia lalu mengingatnya sebagai komedi.

Pemerintah Zaire mengenangnya selaku bencana dan, para pemain mencatatnya sebagai taktik perlawanan atas kesewenang-wenangan pemerintah.

Konflik mereka bukan dengan pelatih, Blagoje Vidinic, orang Yugoslavia itu.

Jika membandingkan dengan krisis di tubuh timnas Prancis di Piala Dunia 2010, di mana perseteruan pemain langsung ke pelatih, Raymond Domenech yang oleh para pemain dianggap egois dan tidak memahami karakter pemain.

Situasi memalukan itu sampai di telinga Nicolas Sarkozy, Presiden Prancis saat itu.

Melalui Menteri Olahraga, Roselyne Bachelot.

Kedatangan sang Menteri ke Afrika Selatan sejenak mendinginkan situasi di tubuh timnas Prancis untuk melakoni sisa laga di fase grup.

Akan tetapi, pemerintah tetaplah pemerintah, suara pemain hanyalah angin lalu, segera setelah Prancis tersingkir.

Mulut pemerintah kembali menohok skuad timnas sebagai rombongan preman, khususnya ke sejumlah pemain.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved