Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Makassar Toen en Nu, Ketika Sejarah dan Kemajuan Harus Berjalan Bersama

Barangkali bukan karena Makassar kekurangan sejarah. Kita hanya terlalu sering melihatnya sehingga lupa menghargainya.

Tayang:
DOKUMENTASI
OPINI - Andi Emil Fitrah Ramadhani, Penggiat Budaya dan Sejarah 

Oleh: Andi Emil Fitrah Ramadhani
Penggiat Budaya dan Sejarah

TRIBUN-TIMUR.COM - Mengapa kita begitu antusias berfoto di depan bangunan tua saat berkunjung ke kota lain, tetapi sering acuh terhadap bangunan bersejarah di kota sendiri?

Padahal yang membuat sebuah kota menarik bukan hanya gedung-gedung barunya, melainkan juga cerita yang masih tersimpan di balik bangunan, benda, situs, struktur, dan kawasan yang menjadi saksi perjalanan sejarahnya.

Barangkali bukan karena Makassar kekurangan sejarah.

Kita hanya terlalu sering melihatnya sehingga lupa menghargainya.

Dalam bahasa Belanda terdapat istilah toen en nu, yang berarti "dulu dan sekarang".

Istilah ini menggambarkan bagaimana sebuah kota berkembang dari waktu ke waktu tanpa melupakan perjalanan yang membentuknya.

Bagi Makassar, istilah tersebut terasa relevan untuk melihat hubungan antara kemajuan yang sedang berlangsung dan warisan sejarah yang masih tersisa.

Makassar yang kita kenal hari ini tidak hadir dalam semalam.

Kota ini tumbuh melalui perjalanan panjang sebagai pelabuhan penting yang mempertemukan berbagai bangsa, budaya, dan tradisi.

Dari proses itulah terbentuk karakter Makassar sebagai kota yang terbuka, dinamis, dan memiliki kekayaan sejarah yang beragam.

Jejak perjalanan tersebut masih dapat ditemukan hingga sekarang.

Ia hadir dalam bangunan-bangunan bersejarah, benda-benda peninggalan masa lalu, situs yang merekam berbagai peristiwa penting, struktur yang menjadi penanda perkembangan kota, hingga kawasan-kawasan yang menyimpan memori kolektif masyarakat.

Semua itu merupakan bagian dari cagar budaya yang menjadi identitas Makassar.

Sayangnya, perhatian terhadap warisan budaya sering kali kalah oleh cepatnya perubahan kota.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved