Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Jangan Asal Tutup Prodi, Green Job Butuh Lulusan Multidisiplin

Daripada menutup, prodi yang kurang relevan sebaiknya direvitalisasi melalui penguatan kurikulum dan pendekatan multidisiplin.

Tayang:
Tribun-timur.com
OPINI - Harry Yulianto, Dosen STIE YPUP Makassar 

Biayanya jauh lebih murah daripada membangun prodi baru.

Mengapa memilih jalan yang lebih mahal dan merusak?

Tiga Langkah Strategis

Pertama, mewajibkan green literacy di semua prodi.

Setiap mahasiswa mengambil minimal dua mata kuliah keberlanjutan.

Ini meningkatkan relevansi tanpa menutup prodi.

Kedua, pemerintah memberi insentif untuk prodi yang bertransformasi hijau.

Dana hibah khusus untuk prodi non-teknis yang mengintegrasikan green job ke kurikulum.

Ketiga, menghentikan wacana penutupan massal.

Mengganti dengan moratorium evaluasi berbasis indikator multidimensi, bukan hanya jumlah peminat.

Melibatkan asosiasi industri green job dalam menyusun kriteria.

Rejuvenasi, Bukan Penutupan

Menutup prodi secara asal adalah jalan pintas yang merusak ekosistem keilmuan.

Relakah kita kehilangan laboratorium berpikir kritis demi efisiensi semu?

Green job tak akan subur tanpa lulusan yang berpikir kritis, berkomunikasi lintas budaya, dan merancang kebijakan adil.

Kompetensi itu lahir dari prodi multidisiplin.

Daripada menutup, mari lakukan rejuvenasi pada setiap prodi yang tertatih.

Jangan sampai semangat hijau mematikan warna-warna keilmuan yang menjadi fondasi peradaban.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved