Opini
Puasa sebagai Laboratorium Psikologi Pengendalian Diri dan Kesehatan Mental
Puasa bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah latihan psikologis yang secara alami dan sistematis
Tayang:
Editor:
Ilham Arsyam
Dokumentasi Pribadi
OPINI - Basti Tetteng, Dosen fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) mengulas terkait ketrkaitan antara puasa dan psikologi
Dalam dunia modern yang sering membuat manusia kehilangan dirinya sendiri, puasa mengajarkan satu pelajaran yang paling mendasar: bahwa kekuatan terbesar manusia bukan terletak pada kemampuannya untuk memenuhi setiap dorongan keinginan, tetapi pada kemampuannya untuk mengendalikan dirinya. Dalam kemampuan menahan diri itulah, manusia menemukan kembali kebebasannya. Dan dalam kebebasan itulah, kesehatan mental, kematangan psikologis dan kemanusiaan yang sejati bermula dan bertumbuh. Semoga. Fastabiqul khaerat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Opini-Basti-Tetteng.jpg)