Provinsi Luwu Raya
Cucu Raja Bone Dukung Pemekaran Provinsi Luwu Raya
Andi Muhammad Mappanyukki saat ini sebagai Ketua Hanura Sulsel merupakan cucu dari Raja Bone ke-32, Andi Mappanyukki.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua DPD Partai Hanura Sulsel, Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki mendukung penuh terhadap aksi besar-besaran warga Luwu yang menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Andi Muhammad Mappanyukki merupakan cucu dari Raja Bone ke-32, Andi Mappanyukki.
Ia menilai pemekaran merupakan langkah wajar untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat dan pemerataan pelayanan pemerintahan.
Mantan Panglima Kodam XIV Hasanuddin itu menilai pemekaran daerah layak didukung sepanjang berpihak pada kepentingan rakyat.
Sehingga, langkah tersebut menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Soal pemekaran Provinsi Luwu Raya, saya kira pasti akan disetujui baik eksekutif maupun legislatif selama tujuannya jelas untuk kepentingan rakyat. Kenapa tidak? Tidak ada istilah menghambat,” ujar Andi Bau di Hotel Almadera, Makassar, Minggu (25/1/2026) sore.
menegaskan, dirinya setuju apabila Luwu Raya berdiri sebagai provinsi baru.
Bahkan, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan adanya penambahan provinsi lain di wilayah Sulawesi jika hal tersebut dibutuhkan.
“Saya juga setuju kalau perlu lebih banyak lagi provinsi di Sulawesi. Kenapa? Karena (jarak) birokrasi kita ini terlalu jauh,” kata Andi Bau alias Panglima Ta.
Andi Bau menyoroti jauhnya jarak dan rentang kendali pemerintahan sebagai salah satu persoalan utama yang dihadapi masyarakat Luwu Raya.
Jauhnya rentang kendali pemerintahan dinilai sangat berdampak langsung pada pelayanan publik.
Baca juga: Perlawanan Luwu Raya, Guru Besar Unhas:: Kritik Atas Praktik Kenegaraan
Masyarakat masih harus bergantung ke Makassar untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.
“Bayangkan jarak dari Makassar ke Luwu sana, sampai ke pelosok. Kalau ada urusan-urusan, masyarakat harus jauh-jauh ke Makassar. Kasihan, jaraknya jauh, harus bermalam dulu di Makassar,” ungkapnya.
Menurutnya, pembentukan Provinsi Luwu Raya akan memperpendek jalur birokrasi dan mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260125-Andi-Muhammad-Mappanyukki.jpg)