Provinsi Luwu Raya
Cucu Raja Bone Dukung Pemekaran Provinsi Luwu Raya
Andi Muhammad Mappanyukki saat ini sebagai Ketua Hanura Sulsel merupakan cucu dari Raja Bone ke-32, Andi Mappanyukki.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Langkah ini diyakini dapat mempercepat pembangunan di wilayah Tana Luwu.
Ia menegaskan tidak ada persoalan apabila Luwu Raya menjadi provinsi baru.
“Jadi tidak ada masalah kalau Luwu Raya dibentuk menjadi provinsi baru,” tegasnya.
Panglima Ta merupakan cucu dari Andi Mappanyukki, tokoh pejuang nasional sekaligus Raja Bone pada masanya.
Di mana Andi Mappanyukki pernah memimpin raja-raja di Sulawesi Selatan untuk bersatu dan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Andi Mappanyukki adalah bangsawan dan pejuang kelahiran 1885 yang wafat pada 18 April 1967, dengan warisan sejarah perjuangan yang menegaskan komitmen terhadap persatuan, kedaulatan, dan keadilan bagi seluruh wilayah di Sulsel.
Terpisah, Guru Besar Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Abrar Saleng membaca ada satu persoalan fundamental yang menyamakan antara Aceh dan Luwu Raya.
Pada pandangan pertama, Aceh dan Luwu Raya tampak berada di dua spektrum yang berbeda.
Aceh kerap diasosiasikan dengan narasi separatisme dan sejarah konflik bersenjata.
Sementara Luwu Raya dipahami sebagai aspirasi pemekaran wilayah administratif dari Provinsi Sulawesi Selatan.
'Aceh menyentuh isu kedaulatan negara, sedangkan Luwu Raya bergerak dalam koridor desentralisasi," kata Prof Abrar Saleng dalam tulisannya ke Tribun-Timur.com.
"Namun jika dibaca lebih dalam, keduanya bertemu pada satu persoalan fundamental yaitu rasa ketidakadilan yang bersumber dari relasi negara dengan wilayah, khususnya dalam pengelolaan kekuasaan dan sumber daya alam. Perbedaannya terletak pada bentuk tuntutan dan kesamaannya terletak pada akar persoalan ketidakadilan," sambungnya
Aceh disebutnya berbicara dari sejarah panjang dan luka kolektif.
Acoh menyoalkan janji negara yang dirasa mengkhianati.
Sedangkan Luwu Raya berbicara dari ketimpangan pembangunan.
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260125-Andi-Muhammad-Mappanyukki.jpg)