Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CNG Ganti LPG

Wacana CNG Pengganti LPG 3 Kg, Warga Maros Minta Sosialisasi Diperjelas

Masyarakat menyoroti aspek keamanan penggunaan CNG yang dinilai perlu diperhatikan secara serius.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
TABUNG LPG - Salah satu pedagang eceran tabung gas di Labuang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Wacana penggantian liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram dengan compressed natural gas (CNG) mulai digulirkan pemerintah, namun belum banyak diketahui masyarakat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Wacana penggantian liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram dengan compressed natural gas (CNG) mulai digulirkan pemerintah, namun belum banyak diketahui masyarakat.

Sejumlah warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengaku belum memahami rencana tersebut, termasuk mekanisme penggunaan hingga distribusinya.

Salah satu warga, Rika, mengaku baru pertama kali mendengar informasi terkait penggunaan CNG untuk rumah tangga.

Ia mengaku belum mengetahui cara penggunaan maupun sistem pembelian gas tersebut.

Saat ini, ia masih menggunakan LPG 3 kilogram yang dibeli di toko kelontong dengan harga berkisar Rp23 ribu hingga Rp24 ribu.

“Kalau menguntungkan kenapa tidak, tapi kalau merugikan jangan dulu,” katanya kepada Tribun Timur, Selasa (5/5/2026).

Ia menuturkan, kondisi ekonomi saat ini membuat masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap kebijakan baru.

Baca juga: CNG Jadi Pengganti LPG 3 Kg, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tunggu Arahan Pusat

Rika juga berharap pemerintah tetap menyediakan LPG 3 kilogram sebagai alternatif bagi masyarakat.

“Apalagi sekarang kondisi ekonomi lagi tidak baik-baik saja,” tambahnya.

Selain itu, ia menyoroti aspek keamanan penggunaan CNG yang dinilai perlu diperhatikan secara serius.

“Jangan sampai rawan terbakar, karena masih baru harus dipastikan keamanannya jangan sampai mudah meledak,” katanya.

Rika juga berharap distribusi dan ketersediaan gas tetap mudah dijangkau masyarakat.

“Penyalurannya harus mudah, jangan sampai sulit didapatkan dan akhirnya jadi persoalan baru,” jelasnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Nurhana.

Ia mengaku juga belum mengetahui rencana penggunaan CNG sebagai pengganti LPG 3 kilogram.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved