Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kolaborasi UNICEF dan AJI Makassar Edukasi Remaja Bahaya HPV dan Kesehatan Mental

Dua isu ini dinilai sebagai ancaman nyata yang membutuhkan intervensi sejak dini melalui edukasi dan kolaborasi berbagai pihak.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Siti Aminah
DISKUSI KESEHATAN - UNICEF kolaborasi AJI Makassar menggelar talkshow bertema “Remaja Sehat, Masa Depan Kuat: Edukasi Kesehatan Fisik dan Mental Sejak Dini (Kenali HPV, Jaga Mental, Lindungi Masa Depan)" di Verda Contemporary Cuisine Jl Bontolempangan, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (9/4/2026). Pada talkshow ini, Kepala Kantor Perwakilan Unicef Wilayah Sulawesi dan Maluku, Henky Widjaja menyoroti kanker serviks sebagai salah satu penyakit mematikan yang masih tinggi di Indonesia.  (Siti Aminah)  

Menurutnya, penyebab utama kanker serviks adalah virus HPV yang sebenarnya sudah lama dikenal masyarakat. 

Namun, pemahaman yang keliru membuat upaya pencegahan belum maksimal.

“Sering dianggap hanya kutil biasa, padahal itu virus yang bisa berbahaya,” jelasnya.

Baca juga: Cegah Stunting Unicef dan Yayasan Jenewa Inisiasi Kelas Ibu Hamil, Sasar 5 Puskesmas di Makassar

Masalah lain yang memperburuk situasi adalah maraknya misinformasi terkait vaksin.

Kelompok anti vaksin dinilai turut memengaruhi rendahnya partisipasi imunisasi.

“Hoaks masih menjadi tantangan besar dalam edukasi kesehatan,” ungkapnya

Ia juga menyinggung meningkatnya kasus campak yang kini berstatus Kejadian Luar Biasa di sejumlah daerah. 

Kondisi ini menjadi indikator lemahnya cakupan imunisasi.

Bahkan, pemerintah mulai mempertimbangkan pemberian vaksin campak untuk orang dewasa. 

Hal ini menunjukkan bahwa risiko penyakit menular tidak hanya terbatas pada anak-anak.

Terkait vaksin HPV, ia meluruskan stigma yang berkembang di masyarakat. 

Vaksinasi tidak berkaitan dengan perilaku moral remaja.

“Itu sangat salah, penularan HPV tidak hanya lewat hubungan seksual,” tegasnya.

Ia menambahkan, faktor kebersihan dan akses sanitasi juga berperan dalam penyebaran virus. 

Karena itu, edukasi perilaku hidup bersih menjadi bagian penting pencegahan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved