Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kolaborasi UNICEF dan AJI Makassar Edukasi Remaja Bahaya HPV dan Kesehatan Mental

Dua isu ini dinilai sebagai ancaman nyata yang membutuhkan intervensi sejak dini melalui edukasi dan kolaborasi berbagai pihak.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Siti Aminah
DISKUSI KESEHATAN - UNICEF kolaborasi AJI Makassar menggelar talkshow bertema “Remaja Sehat, Masa Depan Kuat: Edukasi Kesehatan Fisik dan Mental Sejak Dini (Kenali HPV, Jaga Mental, Lindungi Masa Depan)" di Verda Contemporary Cuisine Jl Bontolempangan, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (9/4/2026). Pada talkshow ini, Kepala Kantor Perwakilan Unicef Wilayah Sulawesi dan Maluku, Henky Widjaja menyoroti kanker serviks sebagai salah satu penyakit mematikan yang masih tinggi di Indonesia.  (Siti Aminah)  

Selain kesehatan fisik, persoalan kesehatan mental remaja juga dinilai semakin mendesak. 

Data menunjukkan jumlah remaja yang mengalami gangguan mental cukup besar.

“Sekitar 34 juta remaja atau 15 persen mengalami gangguan mental,” ungkapnya.

Ironisnya, hanya sebagian kecil yang mampu mengakses layanan psikologis. Keterbatasan akses ini memperparah kondisi yang ada.

“Baru 2,6 persen yang mendapat bantuan,” lanjutnya.

Ia juga mengungkap adanya kasus percobaan bunuh diri di kalangan pelajar, termasuk di Makassar. 

Hal ini menjadi tanda meningkatnya tekanan mental pada remaja.

Perkembangan dunia digital turut memperbesar risiko tersebut.

Paparan informasi yang tidak tersaring dapat memicu stres hingga depresi.

“Akses digital yang luas bisa berdampak negatif jika tidak disaring,” ujarnya.

Tak hanya itu, dunia digital juga membuka ruang bagi kejahatan terhadap anak, termasuk eksploitasi seksual.

UNICEF bahkan menjalankan program khusus untuk mengatasi hal ini.

Ia juga menyoroti kesenjangan pemahaman digital antara orang tua dan anak. Kondisi ini membuat pengawasan menjadi kurang optimal.

“Anak-anak sering lebih paham teknologi dibanding orang tuanya,” ujarnya.

Peran sekolah pun menjadi sangat penting dalam memberikan dukungan psikologis. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved