Kolaborasi UNICEF dan AJI Makassar Edukasi Remaja Bahaya HPV dan Kesehatan Mental
Dua isu ini dinilai sebagai ancaman nyata yang membutuhkan intervensi sejak dini melalui edukasi dan kolaborasi berbagai pihak.
Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Siti Aminah
DISKUSI KESEHATAN - UNICEF kolaborasi AJI Makassar menggelar talkshow bertema “Remaja Sehat, Masa Depan Kuat: Edukasi Kesehatan Fisik dan Mental Sejak Dini (Kenali HPV, Jaga Mental, Lindungi Masa Depan)" di Verda Contemporary Cuisine Jl Bontolempangan, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (9/4/2026). Pada talkshow ini, Kepala Kantor Perwakilan Unicef Wilayah Sulawesi dan Maluku, Henky Widjaja menyoroti kanker serviks sebagai salah satu penyakit mematikan yang masih tinggi di Indonesia. (Siti Aminah)
Guru diharapkan mampu memahami dinamika tekanan yang dialami siswa.
Ketua AJI Makassar Sahrul Ramadhan menekankan pentingnya etika dalam pemberitaan.
Media memiliki peran besar dalam membentuk persepsi publik.
“Informasi bisa menjadi pemantik, terutama pada kasus sensitif,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran guru dalam membangun kesadaran siswa.
Pendidikan dinilai tidak hanya soal pengetahuan, tetapi juga membentuk cara berpikir kritis.
Sahrul mengajak semua pihak untuk meningkatkan literasi di tengah derasnya arus informasi
Kemampuan menyaring informasi menjadi kunci penting bagi remaja.
“Jangan berhenti membaca dan mencari informasi,” pesannya. (*)
Baca Juga
| Shinta Maharani: Stigma dan Guyonan Seksis Masih Bayangi Jurnalis Perempuan |
|
|---|
| Diskusi AJI Makassar: Jurnalis Perempuan Hadapi Tekanan Berlapis, Perlu Ruang Aman di Redaksi |
|
|---|
| Jurnalis Ditempa Lawan Disinformasi, AJI–Uni Eropa Gelar Workshop di Makassar |
|
|---|
| Diskusi AJI Makassar Ungkap Tekanan Baru terhadap Kebebasan Pers |
|
|---|
| AJI Makassar Kecam Peneror Jurnalis dan Aktivis Perempuan di Bulukumba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260409-Diskusi-Kesehatan-UNICEF.jpg)