AJI Makassar Kecam Peneror Jurnalis dan Aktivis Perempuan di Bulukumba
Demonstrasi digelar lembaga PATI di depan Gedung DPRD Bulukumba terkait polemik isu nelayan di
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Makassar menyoroti peneror Jurnalis-Kontributor Metro TV, Musdalifah di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis (5/2/2026).
Koordinator Bidang Advokasi AJI Makassar, Isak Pasa’buan menyampaikan, teror lewat media sosial kepada Musdalifah yang juga anggota Divisi Advokasi AJI Makassar, terjadi tak lama setelah meliput aksi demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2/2026).
Saat itu Musdalifah meliput karena ada aksi unjuk rasa ditempat itu.
Demonstrasi digelar lembaga PATI di depan Gedung DPRD Bulukumba terkait polemik isu nelayan di Pantai Panrangluhu, Bira.
Berselang 40 menit, kemudian kelompok pengunjuk rasa lainnya.
Massa itu berasal dari masyarakat Bontobahari dan gabungan aktivis pemuda dan lingkungan .
Mereka menolak kawasan industri pupuk Petrokimia karena menilai berpotensi merusak lingkungan.
Dua aktivis perempuan dalam barisan demonstran adalah Anjar, mantan jurnalis Radar Selatan dan beralih menjadi aktivis lingkungan.
Nilam sebagai Ketua Kopri PMII Bulukumba.
Setelah mengambil gambar, ia segera membuat berita dan mengirimkannya ke medianya, Metro TV.
Musdalifah juga kemudian berinisiatif mengunggah tulisan dan video di medsos pribadinya Facebook.
Dan di kolom komentar ada teror dari akun bernama Choi-Choi yang dialamatkan ke Ifa, Anjar dan Nilam.
Di kolom komentar FB Ifa, Choi-Choi menulis: Kenapako filter komentar Dheevha takutko ketahuan settinganmu sama Anjar dgn Nilam.. nda lama saya kasih hilang ko bertiga.
Tidak hanya itu akun Choi-Choi juga berkomentar di group FB dan menulis: Na sudah kau setting ini Baine Buntala, na bersamaan jako masuk, ndak lama ada kasi hilangko itu.
AJI Makassar menilai, kejadian ini sebagai pengingat bahwa jurnalis semakin rentan terhadap kekerasan.
| Bulukumba Siaga Kemarau 2026, Perkuat Irigasi dan Arahkan Petani Tanam Varietas Tahan Kering |
|
|---|
| 144 Siswa SMAN 21 Makassar Antusias Ikuti Sosialisasi Inklusi Keuangan Askrindo |
|
|---|
| Cekcok Anak Berujung Duel Ayah di Pulau Kodingareng Makassar, Satu Tewas |
|
|---|
| Galaxy Makassar City Target Promosi ke Liga 3, Bakal TC di Malang Hadapi Putaran Nasional Liga 4 |
|
|---|
| Kartini di Era Digital, Antara Literasi dan Nuditas Percakapan di Ruang Privat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PENDEMO-BULUKUMBA-Anjar-Sumiana-Masiga-dan-Nilam-Mayasari.jpg)