Opini
Setelah Pilkada Serentak Usai
Samuel P. Huntington melalui bukunya “The Third Wave” (1991) mengingatkan kita bahwa “legitimasi tidak hanya ditentukan oleh adanya pemilu.
Seumpama Indonesia, Sulawesi Selatan pun adalah rumah besar yang penuh warna: beragam suku, agama, bahasa, dan cara menyabung hidup.
Karenanya, tujuan utama dihadirkan sosok pemimpin adalah untuk menjadi pengikat, bukan pemisah. Kebijakan yang adil dan inklusif adalah jaminan stabilitas sosial dan politik.
Jangan biarkan ada kelompok yang merasa terpinggirkan karena latar belakang identitasnya, apalagi sekadar beda pemilihan politik semata.
Perlakuan pilih kasih dapat menyulut api ketidakpuasan yang sulit dipadamkan. Dalam demokrasi, keadilan adalah fondasi utama legitimasi.
Dan selama masa kampanye, semua calon pemimpin sudah berjanji akan menjadi pemimpin yang adil bila terpilih.
Semua janji-janti itu diingat rakyat, diarsipkan oleh penyelenggara pilkada dan didokumentasikan awak media.
Maka, setelah kemenangan diraih, inilah saatnya membuktikan kesungguhan.
Kepercayaan rakyat akan luntur jika merasa janji-janji kampanye hanya sekadar retorika tanpa ada niat untuk ditepati. Padahal calon yang mereka menangkan diharapkan bisa jadi pemimpin yang To Lempuq, yakni pemimpin yang ucapan dan tindakannya selaras.
Meski berharap demikian, rakyat sadar bahwa tidak semua janji dapat ditepati dalam waktu singkat.
Mereka tahu calon pemimpin yang mereka menangkan dalam pilkada tidak akan bekerja dalam ruang hampa. Ada dinamika, ada tantangan, ada keterbatasan yang juga tak bisa dinafikan.
Karena itu, ketika suatu janji belum bisa direalisasikan, penjelasan yang jujur akan lebih dihargai daripada bersikap masa bodoh atau menyalahkan pihak lain.
Sebab kejujuran bukan hanya menunjukkan tanggung jawab, tapi juga menghormati nalar dan hati nurani rakyat.
Korektif dan Amanah
Semua hal-hal yang telah disampaikan di atas itu hanya mungkin mewujud manakala pemimpin mau jujur mengakui salah maupun kendala dan terus mencari solusi.
Rakyat tahu bahwa tidak ada pemimpin yang sempurna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PSU-PALOPO-Ketua-KPU-Sulawesi-Selatan-Hasbullah-mengatakan.jpg)