Opini
Sekolah Rakyat: Dari Kegagapan Perencanaan dan Paradoks Pendidikan Kita
Banyak sekolah-sekolah rakyat yang telah menjalani proses pembangunan, menuai kontroversi di kalangan masyarakat.
Oleh: Andi Yahyatullah Muzakkir
Founder Anak Makassar Voice
TRIBUN-TIMUR.COM - Apakah Sekolah Rakyat adalah solusi mendasar pendidikan kita?
Saya pikir ini adalah sebuah pertanyaan serius yang harus kita urai bersama.
Banyak sekolah-sekolah rakyat yang telah menjalani proses pembangunan, menuai kontroversi di kalangan masyarakat.
Proyek ini tidak sepenuhnya diterima tetapi juga tidak sepenuhnya ditolak. Mungkin karena program pemerintah memang seharusnya di terima dengan catatan mesti diamati perkembangannya.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini dikabarkan akan rampung tahun 2026-2027, dan akan beroperasi dalam waktu dekat.
Sehingga, para kontraktor dan buruh harian mengerjakan dengan penuh target, tentu penuh ketergesa-gesaan.
Kita mungkin bisa menerka-nerka bagaimana proses pembangunan di lapangan dengan serapan anggaran hingga 24,9 Triliun, sebanyak 20 Triliun difokuskan untuk pembangunan fasilitas di 200 lokasi baru, sebanyak 4,9 Triliun untuk biaya operasional.
Pertanyaan yang timbul, apakah berjalan secara efisien, tepat sasaran atau bagaimana?
Sehingga, kehadiran Sekolah Rakyat ini mesti menjadi perhatian kita, dari segi serapan anggaran, alokasi anggaran, sistem pendidikan, sistem perekrutan siswa dan tenaga pengajar ke depannya.
Tentang Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial dengan sistem pendidikan gratis berasrama dimaksudkan bahwa salah satu tujuan dibangunnya ialah untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Memang benar pada dasarnya pendidikan dipandang sebagai sebuah investasi masa depan yang akan menghasilkan keuntungan (Return On Investment) dengan meningkatkan taraf hidup dan pendapatan.
Selain sebagai modal pengetahuan, penanaman karakter dan seterusnya yang membuat individu memiliki keterampilan dan pengalaman, agar lebih mudah beradaptasi, bergaul dalam proses peningkatan kualitas hidupnya.
Namun, dengan sistem pendidikan kita dengan kehadiran Sekolah Rakyat dan sekolah umum yang tidak mendapat perhatian banyak oleh pemerintah, apakah mampu menjadi sebuah jalan baru seperti yang tersebutkan di atas?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251103-Andi-Yahyatullah-Muzakkir-Founder-Anak-Makassar-Voice.jpg)