Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Prespektif Syamril

Refleksi Tahun Baru Hijriyah: Ular dan Ulat

Di era sekarang juga tetap ada. Bahkan lebih besar dan massif lagi. Celah korupsi masuk dalam program strategis nasional seperti MBG.

Tayang:
Syamril
PRESPEKTIF - Syamril, Direktur Sekolah Islam Athirah 

Oleh: Syamril
Direktur Sekolah Islam Athirah

TRIBUN-TIMUR.COM - Dua makhluk melata yang kemudian terjadi perubahan dalam fase hidupnya.

Ular setelah hibernasi selama waktu tertentu kulitnya ganti menjadi baru.

Ulat setelah waktu tertentu dalam kepompong berubah menjadi kupu-kupu.

Namun ada yang berbeda dari keduanya.

Ular setelah ganti kulit namanya tetap ular.

Cara geraknya tetap sama, Sifatnya juga tidak berubah.

Tetap berbisa, memangsa, berbahaya dan ditakuti manusia.

Berbeda dengan ulat. Setelah menjadi kupu-kupu, namanya berubah.

Bukan lagi ulat, tapi kupu-kupu. Cara geraknya juga berubah.

Semula merayap, berubah menjadi terbang dengan sayapnya yang cantik.

Sebelumnya dihindari manusia karena gatal, setelah jadi kupu-kupu menjadi disenangi.

Tidak lagi merusak dengan memakan daunan. Kupu-kupu membantu pohon melakukan penyerbukan.

Mari kaitkan dengan Indonesia. Perubahan selama ini sering terjadi khususnya di pemerintahan.

Dari Orde Lama ke Orde Baru. Lalu masuk Orde Reformasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
VS
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved