Ngopi Akademik
Kampus Tambang
Didekatkan oleh kepentingan meski tidak sedikit kampus sudah mengelola program studi/ jurusan pertambangan bahkan mungkin ada yang sudah jadi fakultas
PT harus tetap menjadi benteng keilmuan, bukan ladang bisnis yang rentan terhadap kepentingan ekonomi yang sifatnya jangka pendek, sedangkan hasil dari tambang baru bisa bisa dirasakan lebih dari 10 tahun ke depan.
Jika ternyata menimbulkan kerugian bagi masyarakat, maka dengan mudah semua pihak salahkan orang kampus.
Dengan demikian mempertegas bahwa kampus bukanlah korporasi, dan pendidikan bukanlah sekadar komoditas.
Jika kita ingin membangun bangsa yang maju, maka pendidikan harus tetap berada di jalur yang benar sebagai pencetak generasi berpikir, bukan sebagai pemain industri yang berorientasi pada keuntungan semata.
Sehingga kelak akan terjawab kekhawatiran dan kegelisahan untung ruginya kampus kelola tambang, jika untung tentu banyak yang dikenang sebagai legasy atas jasa perjuangan dan memberi kemaslahatan ummat termasuk dosen dan mahasiswa di kampus tersebut.
Sebaliknya pun jika buntung dan jadi musibah di kemudian hari maka yang dicari siapa rektornya, semoga niat baik tersebut berkesesuaian dengan fakta dan harapan masyarakat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Rahmat-Muhammad-Januari-2025.jpg)