Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

WFH Berpotensi Ciptakan Long Weekend dan Kesenjangan Sosial

Di satu sisi, ada daerah yang mampu menekan biaya, seperti pengeluaran BBM hingga ratusan juta rupiah.

Tayang:
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
KEBIJAKAN WFH - Sosiolog Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Rahmat Muhammad saat Ngobrol Virtual dengan Tribun Timur mengangkat tema "Paradoks WFH: Hemat di Jalan vs Tekor di Rumah" Senin (6/4/2026). Rahmat mengingatkan potensi Inefisiensi kebijakan Work From Home yang diterapkan pemerintah pusat. 

Pekerja formal seperti ASN memiliki fleksibilitas tertentu melalui kebijakan WFH, sementara pekerja informal tidak memiliki kemewahan yang sama.

Perbedaan ini berpotensi memunculkan stratifikasi sosial, terutama jika dikaitkan dengan pendapatan dan beban kerja.

Di sisi lain, lemahnya pengawasan menjadi tantangan utama.

Kontrol terhadap aktivitas kerja di rumah belum sepenuhnya efektif.

Pemanfaatan teknologi memang memungkinkan, tetapi di saat yang sama berisiko menimbulkan ketidaknyamanan bagi pegawai.

Pengawasan terlalu ketat, seperti pelacakan aktivitas secara terus-menerus, justru dapat menciptakan tekanan baru.

Sementara itu, tanpa pengawasan memadai, potensi penyimpangan tetap terbuka lebar.

Situasi ini semakin kompleks karena WFH bukan hal baru.

Berbeda dengan masa awal pandemi, saat ini ASN sudah terbiasa dengan pola kerja fleksibel.

Kondisi tersebut membuka peluang munculnya berbagai cara untuk menghindari kedisiplinan kerja.

Bahkan dalam kondisi bekerja di kantor sekalipun, potensi ketidakdisiplinan tetap ada.

Apalagi ketika sistem kerja berpindah ke rumah, dengan jarak yang lebih jauh dari pengawasan langsung pimpinan.

Karena itu, penerapan WFH tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga menyangkut disiplin, pengawasan, dan keadilan sosial.

Tanpa pengelolaan yang tepat, kebijakan ini berpotensi melahirkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved