Headline Tribun Timur
Ditjen Pesantren Jadi Hadiah Prabowo
Ditjen Pesantren jadi hadiah Prabowo di Hari Santri. Appi pimpin upacara di Al-Markaz, Gubernur Sulsel bantu Rp5 miliar ke DDI Mangkoso..
“Resolusi Jihad membakar semangat rakyat hingga memicu pertempuran 10 November di Surabaya yang kini kita kenang sebagai Hari Pahlawan,” ujarnya.
Appi menyampaikan pesan penting Menteri Agama, pesantren memiliki peran besar dalam sejarah pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.
Kini, santri dituntut tidak hanya menguasai kitab, tetapi juga teknologi, sains, dan bahasa dunia.
Dalam kesempatan itu, Appi menyampaikan duka atas musibah kebakaran di Ponpes Al-Fauzi Sidoarjo serta menegaskan komitmen pemerintah terhadap dunia pesantren melalui berbagai program, seperti Dana Abadi Pesantren, makan bergizi gratis, dan layanan kesehatan bagi santri.
“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan mampu berinovasi. Dari tangan para santri, masa depan Indonesia ditulis,” kata Appi.
DDI Mangkoso
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman serahkan bantuan senilai Rp5 miliar kepada Pemkab Barru.
Diperuntukkan untuk perbaikan infrastruktur jalan masuk menuju Kampus II Pondok Pesantren DDI Mangkoso Barru.
Diserahkan Andi Sudirman saat menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kampus II Ponpes DDI Mangkoso, Rabu (22/10/2025).
Upacara peringatan HSN di Barru turut dihadiri Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari beserta jajaran Forkopimda Barru.
Andi Sudi menyampaikan ucapan selamat HSN 2025, serta mengajak seluruh santri untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan, mempererat persatuan, dan menjadi agen perubahan bagi kemajuan bangsa. “Kita berharap santri menjadi teladan untuk generasi emas 2045,” katanya.
Baca juga: FKPP Sulsel Minta Pesantren Tak Dipolitisasi
Santri Maros
Bupati Maros Chaidir Syam menilai santri bukan hanya penjaga surau, tapi juga penjaga moral, nilai, dan peradaban bangsa.
Disampaikan saat pimpin apel peringatan HSN 2025 di Lapangan Pallantikang, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini diikuti ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Maros. Seluruh petugas upacara berasal dari kalangan santri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251023-hl-tribun.jpg)