Headline Tribun Timur
Sulsel Usul WFH Hari Jumat
Usulan tersebut muncul seiring rencana pemerintah pusat tengah menyiapkan skema WFH untuk menekan konsumsi BBM.
Ringkasan Berita:
- Sekda Sulsel Jufri Rahman mengusulkan penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN setiap Jumat sebagai upaya menekan konsumsi BBM di tengah ketidakpastian pasokan energi global.
- Ia menilai Jumat paling tepat karena jam kerja lebih singkat dan bertepatan dengan ibadah Salat Jumat.
- Kebijakan ini diyakini dapat mengurangi mobilitas dan emisi, namun Pemprov Sulsel masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
TRIBUN-TIMUR.COM - Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan (Sekda Sulsel), Jufri Rahman (59), mengusulkan penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat.
Usulan tersebut muncul seiring rencana pemerintah pusat tengah menyiapkan skema WFH untuk menekan konsumsi BBM.
Ini akibat gejolak di Timur Tengah yang membuat pasokan minyak mentah dunia menghadapi ketidakpastian. Di sisi lain, konsumsi energi global tetap tinggi.
Sejumlah negara bahkan telah menaikkan harga BBM hingga menetapkan status darurat energi.
Pemerintah pusat pun mulai menyiapkan langkah antisipatif, salah satunya melalui penerapan WFH.
Jufri Rahman menyebut pemerintah pusat hanya akan mengatur jumlah hari WFH, yakni satu hari dalam sepekan.
Sementara penentuan hari pelaksanaannya diserahkan kepada masing-masing daerah.
Baca juga: WFH ASN Tekan Konsumsi BBM, Emisi Gas Buang Hingga Kemacetan di Sulsel
“Kalau di Sulawesi Selatan, mungkin hari Jumat kita WFH supaya pegawai bisa fokus beribadah,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Ia menilai, Jumat merupakan hari yang paling memungkinkan untuk penerapan WFH.
Selain karena jam kerja lebih singkat, pada siang hari juga terdapat kewajiban ibadah Salat Jumat.
“Jadi paling memungkinkan itu hari Jumat,” katanya.
Kebijakan WFH akan berdampak terhadap penurunan konsumsi BBM. Ribuan ASN tidak perlu lagi berkantor setiap hari.
Dengan bekerja dari rumah, penggunaan kendaraan, baik pribadi maupun umum, dapat ditekan.
“Kalau mereka tidak ke kantor, penggunaan bahan bakar pasti berkurang, termasuk emisi gas buangnya,” jelasnya.
Ia meyakini kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam menghadapi potensi kenaikan harga BBM ke depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-03-30-Headline-Tribun-Timur-edisi-Senin-3032026.jpg)