Headline Tribun Timur
Ditjen Pesantren Jadi Hadiah Prabowo
Ditjen Pesantren jadi hadiah Prabowo di Hari Santri. Appi pimpin upacara di Al-Markaz, Gubernur Sulsel bantu Rp5 miliar ke DDI Mangkoso..
Chaidir mengingatkan perjuangan santri dari masa ke masa telah menjadi fondasi kuat lahirnya Indonesia berdaulat.
“Santri hari ini harus tampil sebagai pelopor kemajuan. Tidak cukup hanya menguasai kitab, tapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia,” ujar Chaidir.
Ia menambahkan, di era digital saat ini, dunia maya harus menjadi ladang dakwah baru bagi santri.
“Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, bahkan ke ranah internasional,” pesannya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu mengapresiasi pemerintah pusat atas program keberpihakan terhadap pesantren, seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan program makan bergizi gratis bagi santri.
“Ini bentuk investasi masa depan bangsa. Santri yang sehat dan bergizi baik akan tumbuh menjadi generasi cerdas dan berakhlak,” katanya.
Ia berharap hari santri menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia untuk terus berperan aktif dalam pembangunan serta menjaga nilai-nilai moderasi beragama.
“Barang siapa menanam ilmu, maka ia menanam masa depan. Dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis,” ujarnya.
Peringatan Hari Santri di Maros ditutup pertunjukan marawis dan parade santri yang memberikan penghormatan kepada Bupati Maros dan tamu undangan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251023-hl-tribun.jpg)