Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lensa Publik

Tragedi “MBG”

Apalagi terdapat sejumlah kasus, seperti siswa yang mengalami keracunan makanan, makin tingginya angka sampah sisa makanan (food waste) limbah MBG.

Tayang:
Muh Iqbal Latief/Tribun Timur
PENULIS OPINI - Muh Iqbal Latief, salah seorang penulis opini aktif Tribun-Timur.com. Selain itu, Iqbal Latif juga menulis kolom Lensa Publik di Tribun Timur cetak yang terbit setiap hari Kamis. Iqbal Latif adalah Dosen Sosiologi FISIP /Kapuslit Opini Publik LPPM Unhas. 

Apalagi terdapat sejumlah kasus, seperti siswa yang mengalami keracunan makanan, makin tingginya angka sampah sisa makanan (food waste) limbah MBG.

Kasus yang terakhir, banyaknya Yayasan pengelola MBG yang berdemo dan mengkomplain BGN – karena tagihannya belum dibayarkan, ada yang lembaganya di-suspend bahkan ada yang sudah terlanjur investasi besar-besaran tapi malah merugi.

Begitu tragiskah program MBG untuk bangsa ini?

Bukankah sudah puluhan negara di dunia ini yang mempraktekkan MBG sesuai kultur dan kebutuhan lokalnya?

Lihat saja China, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, India, Perancis, Finlandia, Brasil, Amerika Serikat dan negara lain, umumnya sukses dalam melaksanakan program MBG.

Tapi mengapa, baru berjalan 1,5 tahun – MBG sudah memperlihatkan citra yang buruk?

Bukankah Presiden Prabowo, sudah menggaransi bahwa MBG adalah program visioner yang memiliki multiplayer effect yang mensejahterakan bangsa?

Secara konsep dan praktek di beberapa negara, MBG memang menimbulkan optimisme untuk kemajuan bangsa.

Tentu, publik berharap ada langkah cepat Pemerintah – meneruskan atau menyetop MBG.

Apalagi implikasi masalah MBG di daerah-daerah, mulai menyita perhatian publik.

Jauhkan MBG dari kepentingan politik praktis baik nasional maupun daerah.

Jangan sampai MBG menjadi akronim yang diplesetkan. Sekarang ini ada istilah MBG (Mas Bahlil Ganteng).

Teman saya di kampus, sangat tidak suka bicara MBG.

Kenapa? “Nanti saya kena MBG alias Makin Botak Gue atau Makin Bego Gue,” kata teman itu.
Hehehehe.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved