Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Catatan Bola Willy Kumurur

Nuansa Bening di Lembah Air Mata

Dengan beban berat di pundaknya itu, ia mundur beberapa langkah, mengambil ancang-ancang, lalu bergeser ke kanan.

Tayang:
DOK PRIBADI
Kolumnis Tribun Timur, Willy Kumurur 

Ia mengangkat jersey klubnya untuk menutupi wajahnya, sementara itu para pemain dan manajemen klub PSG berhampuran ke lapangan menumpahkan kegembiraannya.

Terkadang sepakbola itu kejam, ujar Mikel Arteta, pelatih Arsenal, mengomentari kegagalan timnya meraih impian.

Dengan pedih Gabriel berjalan tak tentu arah, di tengah riuh-rendah suara para supporter PSG yang memadati Puskas Arena.

Di dalam lembah air mata itulah, sebuah nuansa bening tercipta.

Seseorang mendekati Gabriel.

Ia memeluk Gabriel, memberinya semangat, sambil berbisik lirih, “Kepedihanmu pernah kurasakan. Kegagalanmu pernah kualami. Tetaplah bersemangat, sahabatku.”

Yang datang itu adalah Marquinhos, kapten tim PSG.

Ketika rekan-rekannya meluapkan sukacitanya dalam merayakan keberhasilan PSG malam itu, Marquinhos datang mendekati sahabatnya itu.

Mereka berdua adalah sesama pemain Brasil, yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 sebentar lagi.

Gabriel memahami maksud Marquinhos.

Karena di perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar, Brasil tersingkir dalam adu penalti melawan Kroasia, dengan skor 2-4.

Dua pemain Brasil yang gagal menyarangkan bola ke gawang Kroasia adalah Rodrygo (tendangannya ditepis kiper Kroasia, Dominik Livaković) dan Marquinhos yang bola tendangannya membentur tiang gawang.

Jadi, sesaat setelah Gabriel gagal mencetak gol, alam pikiran Marquinhos membawanya kembali ke masa lalu, yang karena kegagalannya dalam adu penalti, Brasil tersingkir secara dini dari pentas Piala Dunia 2022.

Maka alih-alih bersorak-sorai merayakan kemenangan, hatinya membawanya menghampiri Gabriel dan menjadi motivator bagi kompatriotnya.

"Saat itu adalah momen yang amat sulit baginya, karena ia memikul sebuah tanggung jawab yang besar. Saya pernah mengalaminya sendiri dan tahu persis betapa beratnya ketika hal seperti itu dialami oleh seorang pemain," ujar Marquinhos.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved