Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Pesta Babi, Papua dan Kita

Awal film dokumenter ini hadir, saya berpikir bagaimana caranya agar saya bisa menontonnya secara full.

Tayang:
Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/Ist
OPINI - Andi Yahyatullah Muzakkir Founder Anak Makassar Voice 

Dari sini kita juga belajar bahwa ambisi dari seorang pemimpin negara melalui program dan kebijakan tidak selalu berarti dan berdampak pada masyarakat kecil. 

Melainkan hanya menguntungkan oligarki dan pihak tertentu saja. 

Ringkasnya pemerintah hanya memikirkan kemajuan dan pertumbuhan dengan data dan survei umum.

Tanpa benar-benar mau mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan dan pemerataan di tanah Papua.

Akhirnya, dari film ini juga negara dan pemerintah kita telah banyak ditaktis oleh oligarki dan perusahaan yang notabenenya hanya bersumber dari satu keluarga saja.

Sekarang nasib tanah Papua ada pada kesadaran kita bersama. 

Papua sebagai suatu simbol yang harus kita perhatikan dan ikut memperdulikan nasib mereka. 

Dari sini kita bisa mengatakan bahwa negara, militer, pemerintah dengan persekongkolan oligarki memang sangat dahsyat.

Dengan dalih kebijakan strategis nasional namun perlahan menghilangkan kehidupan dan tanah orang Papua dari peta Indonesia.

Hari ini Papua, kita selanjutnya. Olehnya, Papua adalah kita, Papua bukan tanah kosong

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved