Opini
Bapenda Sebagai Kunci Kapabilitas Kota Makassar
Kota Makassar memiliki potensi yang besar karena telah memiliki inovasi berupa digitalisasi sistem pendapatan daerah dengan hadirnya Pakinta.
Kapabilitas-kapabilitas inilah yang membentuk fondasi bagi lompatan ekonomi yang lebih besar di masa mendatang.
Jika Finlandia membangun Nokia dari kapabilitas industri berbasis hutan, atau Jepang membangun Toyota dari industri textil, maka Kota Makassar berpotensi membangun ekosistem "government technology" dari kapabilitas "digital governance" yang kini sedang dibangun.
Dari yang awalnya pengguna teknologi, Kota Makassar dapat bertransisi menjadi produsen dan eksportir dengan smart city model, bagi kota-kota lain di Kawasan Timur Indonesia.
Tantangan yang Tidak Bisa Diabaikan
Di balik upaya dan pencapaian yang telah dilakukan, tantangan nyata tetap menanti. Perluasan jangkauan layanan digital ke wilayah "blankspot" masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.
Aspek outcome digitalisasi, yakni dampak konkret terhadap peningkatan kualitas hidup warga, perlu terus ditingkatkan, tidak hanya berhenti pada capaian teknis.
Keamanan siber juga akhirnya akan menjadi kebutuhan yang semakin mendesak seiring dengan meluasnya ekosistem digital. Dan yang tidak kalah krusial, celah potensi pajak pada sektor PBB-P2 dan PKB masih memiliki ruang optimalisasi yang besar.
Dalam kerangka Hausmann, tantangan-tantangan ini adalah sebuah ujian, apakah kapabilitas yang dibangun telah cukup kuat untuk berkembang dan beradaptasi, atau tidak.
Setiap gap yang berhasil ditutup adalah bukti bahwa kapabilitas institusional kota semakin kompleks, namun sekaligus matang.
Digitalisasi yang diinisiasi oleh Bapenda Makassar bukan lagi wacana masa depan, tapi sudah menjadi realitas yang sedang berjalan, terus diperkuat, dan terus dibuktikan.
Kapabilitas yang dibangun hari ini, harus bisa dijadikan pijakan untuk lompatan berikutnya. Perjalanan Makassar menuju kota yang tidak hanya unggul secara digital, tetapi juga semakin kompleks, produktif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional, akan menjadi lebih mudah.
Bagi warga Kota Makassar, peran kita semua pun tidak kalah penting. Mengunduh dan menggunakan, memanfaatkan fitur Pakinta dan Lontara+ untuk keperluan membayar pajak tepat waktu, dan menjadi bagian aktif dari ekosistem digital kota adalah kontribusi nyata yang turut menentukan arah pembangunan kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250823-Arief-Wicaksono-Dosen-Fisip.jpg)