Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Inersia Hilirisasi?

Industri bergerak, investasi masuk, dan ekspor terjadi, namun rantai nilai tidak memanjang, keterkaitan antar sektor tetap lemah.

Editor: Sudirman
Ist
OPINI - Setiawan Aswad Pemerhati Pembangunan 

Pengembangan kawasan industri perlu diarahkan pada hilirisasi berlapis yang menghubungkan industri menengah dan hilir dengan pemasok lokal, UMKM, dan industri pendukung.

Peran dunia usaha dan lembaga pembiayaan juga perlu diperkuat untuk masuk ke segmen yang kurang menarik bagi swasta tetapi strategis bagi pendalaman industri, seperti logistik industri, energi, dan standardisasi.

Di saat yang sama, kebijakan industri harus disinergikan dengan pengembangan sumber daya manusia teknik dan riset terapan agar hilirisasi tidak berhenti pada pengolahan dasar.

Tanpa langkah-langkah tersebut, hilirisasi berisiko menjadi jargon kebijakan yang berulang dari satu periode pembangunan ke periode berikutnya.

Sulawesi Selatan dapat terus tumbuh, tetapi pertumbuhan itu akan semakin sulit diterjemahkan menjadi daya saing industri yang berkelanjutan.

Inersia hilirisasi bukan soal kurangnya aktivitas ekonomi, melainkan kegagalan mengubah arah dan kedalaman struktur ekonomi—dan di situlah tantangan kebijakan yang sesungguhnya berada.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved