Polisi Dianiaya Senior
Kondisi Terakhir Bripda Pirman: Dikawal Provos, Beri Hormat Terakhir Usai Dipecat
Tersangka penganiayaan menewaskan juniornya, Bripda Dirja Pratama (19), resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH)
Tayang:
Editor:
Ansar
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
BRIPDA PIRMAN - Bripda Pirman dikawal Provos memberi hormat terakhir saat sidang PTDH di Gedung Mapolda Sulsel, Makassar, Senin (2/3/2026). Tersangka penganiayaan menewaskan juniornya, Bripda Dirja Pratama (19), resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari Polri.
Satu anggota disebut membantu membersihkan darah korban usai kejadian.
Satu lainnya melihat kejadian namun tidak melapor.
Keduanya diproses dalam mekanisme etik dan disiplin.
Kematian Bripda DP mengguncang asrama Ditsamapta Polda Sulsel.
Jenazah korban sempat dirawat di RSUD Daya sebelum dinyatakan meninggal dan diautopsi di RS Bhayangkara Makassar.
Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, menyampaikan terima kasih atas penanganan cepat kasus ini.
“Kami hanya ingin keadilan,” ujarnya.
Kini, proses etik telah selesai.
Namun proses hukum pidana terhadap Bripda Pirman masih berjalan. (*)
Berita Terkait: #Polisi Dianiaya Senior
| Nasib 3 Rekan Bripda Pirman Terancam, Diduga Hilangkan Barang Bukti hingga Tak Melapor |
|
|---|
| 3 Polisi Teman Bripda Pirman Disanksi Demosi Buntut Pembunuhan Bripda Dirja |
|
|---|
| Besaran Gaji Bripda Pirman Hilang Setelah Dipecat Tidak Hormat Polda Sulsel |
|
|---|
| Sidang Etik Ungkap Kekejaman Bripda Pirman, Junior Dipukul saat Kepala di Bawah |
|
|---|
| Terungkap Cara Keji Bripda Firman Aniaya Bripda DP hingga Meninggal, Pakai Sikap Roket! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BRIPDA-PIRMAN-Bripda-Pirman-dikawal-Provos-memberi-hormat.jpg)