Viral Kepsek Mundur Massal, Disdik Sulsel: Tak Capai Standar Kinerja
Kabar ini viral di media sosial Instagram. Sorotan pun kini tertuju ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Viral kabar kepala sekolah jenjang SMA dan SMK ramai-ramai mengundurkan diri.
Kabar ini viral di media sosial Instagram. Sorotan pun kini tertuju ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding menyebut kewenangan berkaitan jabatan kepala sekolah diatur sendiri Dinas Pendidikan (Disdik).
"Kalau pengunduran diri langsungji (di Disdik). Karena kalau kepsek itu ada sistem sendirinya di Dinas Pendidikan," kata Erwin Sodding saat dikonfirmasi pada Senin (8/6/2026).
Erwin menyebut jabatan kepala sekolah secara aturan hanya tugas tambahan.
Jabatan tersebut tidak masuk struktural kepegawaian. Sehingga aturannya melalui Disdik Sulsel.
"Tugas tambahan (kepala sekolah). Tidak masuk struktural. Dia guru sekolah yangdiberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Namanya tugas tambahan," lanjutnya.
Terpisah, Kepala Disdik Sulsel Iqbal Nadjamuddin sendiri menyebut evaluasi terus berjalan terhadap kinerja kepala SMA dan SMK.
Evaluasi ini diklaim sebagai bagian memastikan program pendidikan berjalan efektif.
"Kami telah melakukan evaluasi terhadap kinerja semua kepala sekolah, dan tentu hasil evaluasi itu menjadi faktor utama dalam menentukan kedudukan menjadi kepsek," ujar Andi Iqbal Najamuddin dalam keterangannya.
Evaluasi disebut sebagai hal lazim dalam mengelola sistem pendidikan.
Dijelaskan, mundurnya sejumlah kepala sekolah sebagai bentuk konsekuensi dari hasil evaluasi.
Ketika kepala sekolah tersebut tidak mampu mencapai standar kinerja yang ditentukan.
"Mengenai adanya kepsek yang mengundurkan diri, itu hal yang wajar karena tidak tercapaianya kinerja. Pengunduruan diri itu akan kita proses sesuai ketentuan perundang-undangan," katanya.
Iqbal Nadjamuddin memastikan seluruh proses evaluasi dilakukan secara profesional dan objektif.
| Wisata Pantai Bukan Sekadar Menjual Pemandangan, Tetapi Juga Menjamin Keselamatan Pengunjung |
|
|---|
| Cek 4 Komponen Motor Sebelum Berkendara untuk Cegah Kecelakaan |
|
|---|
| PMII Barru Buka PKD IV Se-Indonesia Timur, Tekankan Penguatan Nilai Lokal di Era Globalisasi |
|
|---|
| Dolar Sentuh Rp18.000, Satriya Madjid Ingatkan Risiko PHK Jika Tekanan Berlanjut |
|
|---|
| Kadin Sulsel Harap Pelemahan Rupiah Tak Berujung Gelombang PHK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/KEPSEK-MUNDUR-Kepala-Dinas-Pendidikan-Sulsel-Iqbal-Nadjamuddin.jpg)