Harga Bawang Putih hingga Gula Pasir di Bone Naik, Satgas Turun Pangan Awasi
Satgas Pangan masih akan mengevaluasi apakah kenaikan tersebut merupakan harga final yang dibayar masyarakat atau hanya harga awal dari pedagang.
Tayang: | Diperbarui:
Tribun-timur.com/Wahdaniar
SATGAS PANGAN - Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan, Brigjen Pol Hermawan, saat memantau harga di pasar Bone, Selasa (31/3/2026). Usai lebaran, Satgas Pangan awasi harga di Bone, tiga komoditas terpantau naik.
Tak hanya itu, aspek keamanan pangan juga menjadi perhatian serius dalam pengawasan kali ini.
Brigjen Hermawan mengingatkan agar pedagang tidak menggunakan bahan berbahaya seperti formalin untuk menjaga ketahanan atau tampilan produk.
“Cabai misalnya, direndam formalin supaya tahan lama atau warnanya menarik, itu tidak boleh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh ada kandungan berbahaya dalam bahan makanan yang dijual ke masyarakat.
“Untuk keamanan pangan harus zero, tidak boleh ada cemaran apa pun di makanan,” tandasnya.(*)
Baca Juga
| 300 KK Diklaim Terdampak Ekonomi Imbas Penutupan Sementara Pelabuhan Bajoe Bone |
|
|---|
| Jelang Iduladha, Polisi Imbau Peternak di Bone Waspada Curnak |
|
|---|
| Masih Berkerabat, Korban Penikaman Guru Pesantren di Bone Enggan Buat Laporan Polisi |
|
|---|
| Harga Sembako di Bone Melonjak, Cabai dan Bawang Tembus Rp50 Ribu per Kilo |
|
|---|
| Pencuri Ternak di Bone Terungkap, Pelaku Utama Beraksi Sejak 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260331-Brigjen-Pol-Hermawan-Satgas-Pangan.jpg)