Harga Bawang Putih hingga Gula Pasir di Bone Naik, Satgas Turun Pangan Awasi
Satgas Pangan masih akan mengevaluasi apakah kenaikan tersebut merupakan harga final yang dibayar masyarakat atau hanya harga awal dari pedagang.
Ia menyebut, kemungkinan terdapat perbedaan pencatatan harga oleh petugas di lapangan.
Menurutnya, harga yang seharusnya dilaporkan adalah harga yang benar-benar digunakan dalam transaksi oleh masyarakat.
“Biasanya yang dipakai oleh masyarakat itu harga final, hasil tawar-menawar. Itu yang harusnya dicatat,”tandasnya.
Satgas Pangan memastikan akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat dari potensi lonjakan harga yang tidak wajar.
Antisipasi Satgas Pangan
bagi pedagang yang terbukti menjual dengan harga tidak wajar akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha.
“Untuk pedagang yang melakukan pelanggaran menetapkan harga yang tidak wajar, pertama kami akan cabut izinnya,” tegasnya.
Tak hanya itu, bagi pedagang yang tidak memiliki izin namun tetap berjualan dengan harga tinggi, pemerintah daerah akan menghentikan aktivitas usahanya.
“Kalau tidak ada izinnya, otomatis tidak boleh berdagang. Kita akan hentikan perdagangannya sampai dia berkomitmen menjual sesuai harga acuan pemerintah,” jelasnya.
Satgas juga tidak segan menutup toko pedagang yang membandel hingga mereka bersedia mengikuti aturan harga yang telah ditetapkan.
Langkah tegas ini diambil karena masih ditemukan adanya oknum pedagang yang menetapkan harga secara sepihak tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku.
“Kami akui masih ada oknum pedagang yang menetapkan harga semau-maunya, itu tidak boleh,” katanya.
Selain pengawasan harga, Satgas juga menyoroti potensi pelanggaran berupa penimbunan bahan pangan yang dapat memicu kelangkaan dan lonjakan harga.
Jika ditemukan indikasi tersebut, pihaknya memastikan akan membawa kasus itu ke ranah hukum.
“Kalau kita temukan ada kelangkaan karena penimbunan, itu akan kita sanksi pidana,”ujarnya.
| Atur Mobilitas dan Hemat Anggaran, Pemkab Bone Terapkan WFH di Hari Rabu |
|
|---|
| Hadapi El Nino Godzilla, Pemkab Bone Bentuk Brigade Air, Fokus Pompanisasi Sawah |
|
|---|
| Resahkan Warga Judi Kartu di Pasar Palakka Bone Digerebek, 5 Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| Niat Melerai, Pemuda di Bone Jadi Korban Pembacokan di Jalan Ahmad Yani |
|
|---|
| Launching Wisata Mancing di Tiro Bulu, Wabup Bone Ajak Pelaku Usaha Optimalkan QRIS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260331-Brigjen-Pol-Hermawan-Satgas-Pangan.jpg)