Jelang Iduladha, Polisi Imbau Peternak di Bone Waspada Curnak
Kasat Reskrim Polres Bone, Alvin Aji Kurniawan, meminta warga agar segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Menjelang Hari Raya Idul Adha, jajaran kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para peternak di Kabupaten Bone, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian ternak (curnak).
Kasat Reskrim Polres Bone, Alvin Aji Kurniawan, meminta warga agar segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama para peternak, agar segera menghubungi pihak kepolisian melalui layanan 110 jika melihat hal yang mencurigakan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (28/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya langkah pencegahan di area pemeliharaan ternak, baik di kandang, ladang, maupun kebun.
“Pastikan lokasi tempat memelihara ternak memiliki penerangan yang cukup. Ini penting untuk meminimalisir peluang terjadinya pencurian,” jelasnya.
Selain itu, Alvin mengingatkan agar setiap ternak, khususnya sapi, diberi tanda atau identitas yang mudah dikenali.
“Identitas ternak sangat penting untuk memudahkan pengawasan dan identifikasi apabila terjadi kehilangan,” tambahnya.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat meningkatnya kebutuhan hewan ternak menjelang Idul Adha yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
Sementara itu, seorang peternak di Bone, Rahman (47), mengaku mulai meningkatkan pengamanan ternaknya.
“Sekarang kami lebih waspada, apalagi sudah dekat Idul Adha. Kami sudah pasang lampu di sekitar kandang dan rutin mengecek ternak setiap malam,” ujarnya.
Ia juga mendukung imbauan kepolisian terkait pemberian identitas pada ternak.
“Memang penting supaya kalau terjadi sesuatu, sapi bisa dikenali. Kami juga berharap patroli kepolisian lebih ditingkatkan,” tambahnya.
Rahman berharap dengan adanya imbauan tersebut, kasus pencurian ternak di wilayah Bone dapat ditekan sehingga para peternak merasa lebih aman.
| Harga Sapi Kurban di Takalar Tembus Rp18 Juta, Warga Mulai Beralih ke Kambing |
|
|---|
| Iduladha 2026, Pemkab Maros Bakal Bagikan 500 Paket Daging Kurban ke Masyarakat |
|
|---|
| Masih Berkerabat, Korban Penikaman Guru Pesantren di Bone Enggan Buat Laporan Polisi |
|
|---|
| Harga Sembako di Bone Melonjak, Cabai dan Bawang Tembus Rp50 Ribu per Kilo |
|
|---|
| Pencuri Ternak di Bone Terungkap, Pelaku Utama Beraksi Sejak 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kasat-Reskrim-Polres-Bone-AKP-Alvin-Aji-Kurniawan-2026.jpg)