Opini
Finalis Ramadan
Kemuliaan bulan ramadan terekam jelas dalam literatur-literatur keagamaan kita, baik melalui informasi al-Qur’an maupun hadis.
Yaitu Lewat bulan ramadan Tuhan sedang mendidik kita untuk menjadi pribadi yang lebih dekat lagi kepada-Nya lewat ritual-ritual ibadah yang kita lakukan selama bulan ramadan dengan harapan kebiasan-kebiasan baik yang kita lakoni dibulan tersebut membekas dan tetap berlanjut setelah ramadan meninggalkan kita.
Bukankah untuk memakmurkan masjid, membaca al-Qur’an setiap hari serta rasa empati dan simpati kita terhadap sesama manusia, kita tidak mesti menunggu bulan ramadan datang untuk melakukannya, sebab hal tersebut merupakan perintah mulia dari nabi yang tidak mengenal waktu apa lagi bulan.
Ramadan hadir hanyalah sebagai wasilah untuk memudahkan amalan-amalan tersebut dilakukan dibulan-bulan yang lain. Wallahu A’lam Bissawab.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Fahriady-Zein-Anggota-SANAD-Tafsir-Hadis-Khusus-Makassar.jpg)