TOPIK
Update Corona Maros
-
Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang, taat, dan mengikuti edaran dan imbauan pemerintah untuk selalu jaga jarak.
-
Menurutnya tingkat kesembuhan covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat, dengan prersentase mencapai 90,5%.
-
Tim Gugus Percepatan Penganan Covid-19 Maros, merilis adanya 1 pasien yang dinyatakan meninggal dunia.
-
Ia menjelaskan, penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di kabupaten Maros, dikarenakan ketidak patuhan
-
Pertama, laki-laki berumur 33 tahun, berasal dari Bumi Salam Sejahtera, Desa Moncongloe Bulu, Kecamata Moncongloe.
-
"Kami tentunya akan lebih memperketat protokol kesehatan di lingkup Pemkab Maros, dan saat ini kami meminta ketiganya untuk WFH dan melakukan tracking
-
Kasus positif Covid-19 di lingkup Pemerintahan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan kembali bertambah.
-
Jika sebelumnya ada 33 ASN di Inspektorat Maros yang dinyatakan positif corona, hari ini sebanyak 3 ASN di Dinas Kesehatan terkonfirmasi positif Covid
-
Menurutnya tingkat kesembuhan covid-19 di Kabupaten Maros terus meningkat, dengan prersentase mencapai 94%.
-
Ia menjelaskan, penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di kabupaten Maros, dikarenakan ketidak patuhan dalam menerapkan protokol kesehatan
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, pasein sembuh berjenis kelamin laki-laki (26).
-
Pasien perempuan berumur 7 tahun, asal Perumahan Lagoosi Blok A, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, dan sedang melakukan isolasi mandiri.
-
Namun jika dibandingkan dengan angka kesembuhan, kasus corona di Maros sudah melandai.
-
Ia merupakan warga perempuan berusia 54 tahun, asal Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe
-
Menurutnya tingkat kesembuhan covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat, dengan prersentase mencapai 94%.
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, keduanya berasal dari Kecamatan Maros Baru.
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, dua orang berasal dari Kecamatan Marusu, masing-masing satu
-
Penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Maros dikarenakan ketidakpatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
-
Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terus meningkat. Dikonfirmasi ada dua tambahan kasus Covid-19 di Maros.
-
Pasien perempuan berumur 36 tahun, asal Dusun Cendana, Desa Lakopancing, Kecamatan Tanralili, dan melakukan isolasi mandiri.
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, pasien sembuh adalah perempuan 30 tahun
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, dari 4 orang sembuh, dua orang berasal dari Kecamatan Mandai
-
Pasien kedua, laki-laki berumur 24 tahun, asal Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
-
Ada tambahan kasus baru, asal Kecamatan Marusu dan saat ini sedang melakukan isolasi mandiri.
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, dua orang sembuh berasal dari kecamatan Mandai dan Bontoa.
-
Penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, dikarenakan ketidakpatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, dua berasal dari Kecamatan Mandai
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, empat orang berasal dari Kecamatan Turikale, sementara tiga sis
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, keempatnya berasal dari Kecamatan Tanralili, Mandai
-
Tingkat kesembuhan covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat, dengan prersentase mencapai 90%.