Update Corona Maros
Pasien Covid-19 di Maros Bertambah 1 Orang, Berasal dari Tanralili
Pasien perempuan berumur 36 tahun, asal Dusun Cendana, Desa Lakopancing, Kecamatan Tanralili, dan melakukan isolasi mandiri.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Sudirman
TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Terdapat satu penambahan pasien positif virus corona di Kabupaten Maros.
Pasien perempuan berumur 36 tahun, asal Dusun Cendana, Desa Lakopancing, Kecamatan Tanralili, dan melakukan isolasi mandiri.
"Ada 1 tambahan kasus baru, berasal dari Kecamatan Tanralili" ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, Senin (24/8/2020).
Ia menjelaskan, penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di kabupaten Maros, dikarenakan ketidak patuhan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
"Penyebabnya tidak lain karena ketidak patuhan dalam penerapan protokol kesehatan. Karena penyebarannya itu pasti melalui sentuhan atau droplet," jelasnya
Ia belum bisa memastikan klaster penyebaran di kabupaten Maros berasal dari mana.
"Sekarang sudah sulit memastikan siapa yang pertama kali terpapar, atau siapa yang membawa virus. Karena belum tentu yang positif pertama kali berarti dia yang menyebarkan, jadi sudah sulit dilacak penyebarannya," katanya
Namun jika dibandingkan dengan angka kesembuhan, kasus corona di Maros sudah melandai.
Dari 449 kasus, 412 diantaranya sudah dinyatakan sembuh.
Dengan rincian, 28 konfirmasi aktif, 5 simptomatik (bergelajah), 23 asimptomatik (tidak bergejala), dan 9 meninggal.
Laporan Tribunmaros.com,M Ikhsan