Update Corona Maros
Satu Pasien Covid-19 Asal Maros Meninggal Dunia
Tim Gugus Percepatan Penganan Covid-19 Maros, merilis adanya 1 pasien yang dinyatakan meninggal dunia.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Tim Gugus Percepatan Penganan Covid-19 Maros, merilis adanya 1 pasien yang dinyatakan meninggal dunia.
Pasien merupakan perempuan berumur 46 tahun, asal Banagia, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.
"Ada kabar duka, pasalnya satu pasien asal Maros, yang sebelumnya dirawat di RS Tadjuddin Chalid meninggal dunia. Kabarnya baru masuk tadi malam," ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19, dr Syarifuddin, Jumat (11/9/2020).
Ia menjelaskan, jika pasien dimakamkan secara protokol Covid-19 di pemakaman khsusu Covid Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
"Dimakamkan secara Covid, karena almarhum masih berstatus positif," jelasnya
Sehingga saat ini, dari 499 kasus yang ada, 11 di antaranya meninggal dunia, dan 453 dinyatakan sembuh.
Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang, taat, dan mengikuti edaran dan imbauan pemerintah untuk selalu jaga jarak, tidak berkumpul, memakai masker dan yang paling penting tidak bepergian ke daerah terjangkit.
Serta melaporkan jika ada keluarga atau warga yang baru tiba dari daerah terjangkit untuk diperiksa.
"Yang pasti bahwa Covid -19 bukan penyakit aib, tetapi penyakit menular yang harus kita hadapi secara bersama-sama. Pemerintah tentu tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk mencegah dan mengatasi pandemik ini," tutupnya.
Laporan Tribunmaros.com,M Ikhsan