Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Maros

Pasien Covid-19 di Maros Bertambah 4 Orang

Pasien kedua, laki-laki berumur 24 tahun, asal Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin. 

TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Kasus Covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat. Dikonfirmasi ada 4 tambahan kasus Covid-19 di Maros.

Pasien pertama, laki-laki berumur 32 tahun, berasal dari Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pasien kedua, laki-laki berumur 24 tahun, asal  Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pasien ketiga, perempuan berumur  27 tahun, Jl. Nurdin Sanrima Kel Turikale Kec Turikale. Dirawat di RS Sayang Rakyat.

Pasien keempat, perempuan berumue 54 tahun, asal Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, dan saat ini dirawat di RS Akademis.

"Ada 4 tambahan kasus baru, 2 dari Mandai,  1 dari Turikale dan Moncongloe," ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, Jumat (21/8/2020).

Ia menjelaskan, penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di kabupaten Maros, dikarenakan ketidak patuhan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Penyebabnya tidak lain karena ketidak patuhan dalam penerapan protokol kesehatan. Karena penyebarannya itu pasti melalui sentuhan atau droplet," jelasnya

Namun, ia belum bisa memastikan klaster penyebaran  di kabupaten Maros berasal dari mana.

"Sekarang sudah sulit memastikan siapa yang pertama kali terpapar, atau siapa yang membawa virus. Karena belum tentu yang positif pertama kali berarti dia yang menyebarkan, jadi sudah sulit dilacak penyebarannya," katanya

Sementara itu 3 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Ketiganya berasal dari Kecamatan Turikale.

Ia pun mengimbau agar masyarakat terus berhati-hati dalam beraktivitas, dan tidak menganggap sepele masalah ini.

"Masyarakat harus tetap berhati-hati, tetap jaga jarak, karena wabah tidak mengenal teman, jangan sampai kalian tertular atau menularkan ke orang terdekat kalian, tutupnya.

Saat ini sudah 442 kasus Covid-19 di kabupaten Maros, dengan rincian 26 konfirmasi aktif, 21 asimptomatik (tanpa gejala), 5 simptomatik (bergejala), 407 telah sembuh, dan 9 meninggal.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved