TOPIK
Update Corona Maros
-
Pasien Covid-19 di Kabupaten Maros Sisa Tiga, 1 Orang Dirawat di RS Salewangang
-
Kabar Baik, Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan Sisa Satu Orang
-
Sempat Zero Kasus, Kabupaten Maros Kembali Konfirmasi 4 Pasien Positif Covid-19
-
Tingkat Kesembuhan Meningkat, Kabupaten Maros Kini Zero Kasus Covid-19
-
Pasien covid-19 di Kabupaten Maros kini tersisa empat orang, Minggu (9/5/2021).
-
Sebanyak empat penambahan pasien positif corona di Kabupaten Maros.Hal itu disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros
-
Pasien pertama, perempuan berumur 57 tahun, asal Jl. Dr. Ratulangi, Lingkungan Tamalalang, Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau.
-
Masuk Zona Hijau, Dinas Pendidikan Usulkan Pembelajaran Tatap Muka. Hal tersebut menyusul setelah Maros dinyatakan masuk zona hijau dalam penyebaran
-
Sebanyak tiga penambahan pasien covid-19 di Kabupaten Maros.Pasien pertama, laki-laki berumur 58 tahun, asal Dusun Rumbia, Desa Tanete, Kecamatan
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, ada 2 orang yang telah dinyatakan sembuh.
-
Pasien merupakan laki-laki berumur 29 tahun, asal Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu.
-
Setelah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, 1 warga asal Mandai Maros meninggal dunia
-
Kasus Covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat. Dikonfirmasi ada 1 tambahan kasus Covid-19 di Maros.
-
Ia melakukan Swab di PKM Turikale, dan saat ini diisolasi di Duta Covid-19 di hotel.
-
Setelah ada dua stafnya yang dinyatakan positif Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Maros memberlakukan Work From Home (WFH).
-
Keduanya dinyatakan positif usai KPU Maros melakukan test swab kepada seluruh anggotanya.
-
Pasien jenis kelamin laki-laki berumur 28 tahun, asal Perumahan Racita Garden blok F, Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili, dan melakukan isolasi
-
Pasien merupakan perempuan berumur 30 tahun, asal Jl Tupolev, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, saat ini dirawat di RS Dadi.
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, ada dua orang dari Kecamatan Camba yaitu, perempuan berumur 49
-
Pasien pertama, laki-laki berumur 27 tahun, asal Dusun Macinna, Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang
-
Dengan rincian, 55 konfirmasi aktif, 15 simptomatik (bergelajah), 40 asimptomatik (tidak bergejalah), dan 12 meninggal.
-
Pasien pertama, perempuan berumur 56 tahun, asal Perumnas Raya, Kelurhana Adatongang, Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.
-
Tim Gugus Percepatan Penganan Covid-19 Maros, merilis adanya 1 pasien yang dinyatakan meninggal dunia.
-
Pasien pertama, laki-laki berumur 41 tahun, asal Perumahan Racita Garden, Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili, melakukan isolasi mandiri di rumah.
-
Pasien pertama, perempuan berumur 20 tahun, asal Tambua Desa Bonto Marannu, Kecamatan Lau, melakukan isolasi mandiri di rumah.
-
Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang, taat, dan mengikuti edaran dan imbauan pemerintah untuk selalu jaga jarak.
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan, pertama, laki-laki berumur 34 tahun
-
Menurutnya tingkat kesembuhan covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat, dengan prersentase mencapai 90,9%.
-
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin mengatakan pasien perempuan 28 tahun, asal Desa Moncongloe Lappara
-
Kedua, perempuan 36 tahun, asal Jl. Pasar Ikan, Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale, dan melakukan isolasi di Hotel.