Update Corona Maros
Ada 12 Tambahan Kasus Positif Corona di Maros, 10 Dinyatakan Sembuh
Pasien pertama, perempuan berumur 56 tahun, asal Perumnas Raya, Kelurhana Adatongang, Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Sudirman
TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Sebanyak 12 tambahan kasus positif di Kabupaten Maros.
Pasien pertama, perempuan berumur 56 tahun, asal Perumnas Raya, Kelurhana Adatongang, Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Kedua, perempuan berumur 52 tahun, asal Jalan Anggrek, Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Pasien ketiga, laki-laki berumur 27 tahun, asal Dusun Sampakang, Kecamatan Simbang, melakukan isolasi mandiri di rumah. Keempat, perempuan berumur 20 tahun, asal Lingkungan Labuang, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Sementara pasien kelima, laki-laki berumur 40 tahun, asal Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Keenam, perempuan berumur 19 tahun, asal Perumnas Raya, Kelurahan Adatongang, Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Ketujuh, laki-laki berumur 53 tahun, asal Jl. Taqwa Barandasi, Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, melakukan isolasi mandiri di rumah. Kedelapan, perempuan berumur 53 tahun, asal Kelurahan Cempaniga, Kecamatan Camba, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Pasien kesembilan, perempuan berumur 58 tahun, asal Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba, melakukan isolasi mandiri di rumah. Kesepuluh, laki-laki berumur 19 tahun, asal Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba, melakukan isolasi mandiri di rumah.
Sementara pasien kesebelas, perempuan berumur 23 tahun, asal Mess WARA, Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, sedang dirawat di RSAU Dr Dody Sarjoto, dan pasien ke 12, laki-laki berumur 47 tahun, asal BTN Taniaga Permai, Kelurahan Taroada Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.
"Ada 12 tambahan kasus baru, dinyatakan positif tadi malam melalui uji swab," ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, Jumat (25/9/2020).
Namun, 10 orang juga telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Mereka berasal dari Kecamatan Mandai, Maros Baru, dan Turikale.
"Sebanyak 10 orang sudah dinyatakan sembuh, 8 dari Kecamatan Mandai, masing-masing 1 orang dari Maros Baru dan Turikale," terangnya.
Sehingga saat ini, dari 561 kasus, 493 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Dengan rincian, 56 konfirmasi aktif, 13 simptomatik (bergelajah), 43 asimptomatik (tidak bergejalah), dan 12 meninggal.
Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang, taat, dan mengikuti edaran dan imbauan pemerintah untuk selalu jaga jarak, tidak berkumpul, memakai masker dan yang paling penting tidak bepergian ke daerah terjangkit.
Serta melaporkan jika ada keluarga atau warga yang baru tiba dari daerah terjangkit untuk diperiksa.
"Yang pasti bahwa Covid -19 bukan penyakit aib, tetapi penyakit menular yang harus kita hadapi secara bersama-sama. Pemerintah tentu tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk mencegah dan mengatasi pandemik ini," tutupnya
Laporan Tribunmaros.com,M Ikhsan