Opini
MBG Sunnah Rasul
Mereka menilai program ini biasa saja, jika berjalan tidak perlu dipermasalahkan, sebaliknya jika ditiadakan pun masyarakat tidak dirugikan.
Filo atau filan berarti 'cinta' dan 'tropi' atau 'trophy' adalah manusia "filantropi artinya mencintai sesama disertai pemberian sebagai tanda cinta".
Kini, lembaga filantropi tumbuh dan berkembang di berbagai negara.
Lalu sebagian dibatasi hanya mengelola dana dari umat tertentu, misalnya umat Islam memiliki filantropi khusus, antara lain, zakat, infak, sedekah, wakaf, hibah dan sejenisnya dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau lembaga zakat swasta lainnya.
Berbagi dengan makanan disebut sedekah, atau bagian dari filantropi islami.
Terminologi sedekah sebagaimana dalam Undang-Undang nomor 23/2011, Bab I, Pasal 1 ayat (4) adalah ‘harta atau non harta yang dikeluarkan selain zakat untuk kemaslahatan umum'.
Dan MBG sudah pasti bagian dari sedekah. Atau lebih tepatnya negara yang menyediakan sedekah untuk warganya.
Terlalu banyak dalil-dalil agama yang dapat memperkuat posisi program MBG.
Baik itu dari al-Qur'an maupun hadis Nabi.
Misalnya, "Dan memberi makan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang-orang yang ditawan," (QS. Al-Insan: 8).
Begitu pula, ketika para penghuni neraka ditanya, Apa penyebab Kalian masuk neraka Saqar? 'Kami dahulu tidak pernah benar-benar shalat. Juga tidak pernah memberi makan orang-orang miskin, (QS. Al-Mudatstsir: 42-44).
Memang kedua ayat ini menyebut golongan yang skala prioritas diberi makan, seperti fakir, miskin, tahanan atau narapidana.
Tapi bukan berarti hanya mereka yang berhak untuk diberi makan.
Jika menelusuri dalil-dalil dari as-Sunnah justru perintah berbagi makanan tidak lagi bersifat spesifik pada golongan tertentu, tapi bersifat umum.
Misalnya, Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi, tupe Islam bagaimanakah yang baik?
Rasulullah menjawab, Kamu memberi makan, dan mengucapkan salam pada orang kamu kenal maupun tak kenal, (HR. Bukhari & Muslim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251003-Dr-Ilham-Kadir.jpg)