Salam Tribun Timur
Kepala Sekolah dalam Bayang Tekanan
Dunia pendidikan Sulawesi Selatan sedang menyuguhkan sesuatu yang terasa ganjil. Bahkan menyedihkan.
Tayang:
Editor:
Abdul Azis Alimuddin
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
SELEKSI KEPSEK - Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin (kiri) dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding (Kanan). Kabar mundurnya kepsek aktif terjadi seiring proses seleksi pengisian jabatan lowong kepsek. Hal ini membuat pemetaan harus dilakukan Kembali mengingat jumlah jabatan lowong bertambah
Atau jangan-jangan, pendidikan sedang terlalu dekat dengan bayang-bayang kekuasaan?
Pertanyaan-pertanyaan ini penting dijawab.
Karena pendidikan membutuhkan stabilitas.
Guru membutuhkan kepastian.
Sekolah membutuhkan kepemimpinan yang lahir dari kapasitas, bukan kecemasan.
Pemerintah tentu patut diapresiasi karena mencoba membangun sistem seleksi berbasis tes, integritas, dan ukuran kinerja.
Gubernur bahkan telah menyebut tiga indikator: hasil akademik siswa, keberhasilan masuk perguruan tinggi, serta integritas calon.
Tetapi meritokrasi punya syarat penting: ia harus terasa adil.
Tidak cukup hanya tampak transparan di atas kertas.
Tidak cukup hanya memakai aplikasi digital dan sistem modern. Wassalam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260608-Iqbal-Nadjamuddin-88.jpg)