Opini Hidayah Muhallim
“Riding the Wave” dan Oportunisme Politik
Tokoh politik dipaksa bermain di ujung proses karena seluruh proses dari awal hingga akhir telah dikondisikan dan dibeli oleh kekuatan modal.
Tayang:
Editor:
Abdul Azis Alimuddin
Berselancar di pantai adalah seni olahraga yang indah.
Namun, menjadikan logika berselancar sebagai rujukan cara berpolitik dapat menjadi tragedi demokrasi.
Selama aktor politik kita hanya sibuk bermain di ujung dan mengabaikan proses akar rumput, maka agenda politik kita akan selalu disetir dan dikendalikan oleh kepentingan para oligarki.
Saatnya para aktor politik berhenti menjadi penunggang ombak, dan mulai bergotong-royong mengendalikan dan menciptakan gelombang perubahan yang lebih progresif.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Hidayah-Muhallim-Peneliti-Penta-Helix-Indonesia-dan-Sekum-MW-KAHMI-Sulsel-89.jpg)