Opini
Paskibraka, Prasangka, dan Janji Bhinneka Tunggal Ika
Banyak pihak kemudian mempertanyakan mekanisme penilaian, bahkan muncul dugaan diskriminasi etnis.
Tayang:
Editor:
Abdul Azis Alimuddin
Namun jika Merah Putih dapat dikibarkan oleh siapa saja yang terbaik, berintegritas, dan mencintai negeri ini, tanpa dibayangi prasangka identitas, maka di situlah Pancasila benar-benar hidup.
Sebab Indonesia tidak akan runtuh hanya karena satu polemik seleksi.
Tetapi Indonesia bisa perlahan kehilangan jiwanya jika setiap ruang kebangsaan mulai disusupi rasa curiga, ketertutupan, dan prasangka terhadap perbedaan.
Paskibraka seharusnya menjadi panggung persatuan, bukan cermin dari kebinekaan yang sedang memudar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Muh-Ikbal-Dosen-JBSI-FBS-UNM.jpg)