Opini Syamril
Renungan Hari Arafah
Bagi yang tidak berhaji disunnahkan berpuasa. Pahalanya menghapus dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.
Oleh: Syamril
Direktur Sekolah Islam Athirah
TRIBUN-TIMUR.COM - Hari ini Selasa 27 Juni 2026 jutaan jamaah haji sedang wukuf di Arafah.
Bagi yang tidak berhaji disunnahkan berpuasa.
Pahalanya menghapus dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.
Menurut Ust. Adi Hidayat, makna menghapus dosa setahun yang akan datang bukan berarti bebas berbuat dosa setahun ke depan.
Itu berbahaya. Tapi maksudnya terhindar dari berbuat dosa karena berhasil menemukan hikmah di hari Arafah dari prosesi wukuf.
Diam, Kenali, Sadari. Itulah arti sederhana dari wukuf di Arafah. Wukuf artinya diam atau berhenti. Ingat tanda wakaf kalau mengaji. Arafah artinya mengenali.
Ingat kata arif. Tapi tidak cukup hanya kenal. Harus sadari. Jadi wukuf di Arafah yaitu diam atau berhenti untuk mengenali hakikat diri dan perjalanan kehidupan. Harapannya tercipta kesadaran sebagai hamba Allah yang lemah, banyak dosa. Butuh pertolongan dan ampunan dari Allah.
Agar mudah diingat bisa disingkat dalam kata DiKSar. Diam, Kenali, Sadari. Ingat diksar sebagai pendidikan dasar. Inilah dasar dan pondasi kehidupan.
Harus ada waktu untuk berhenti dan diam sejenak untuk melakukan refleksi, muhasabah, kontemplasi. Tanyakan dalam diri: Siapa saya, dari mana saya berasal, mau ke mana hidup saya, apa tujuan hidup saya, dan pertanyaan kontemplatif lainnya yang dapat menyadarkan tentang hakikat kehidupan.
Saat jamaah haji hari ini wukuf di Arafah mari juga ikut wukuf di tempat masing-masing. Jadikan momentum 9 Dzulhijjah ini untuk juga wukuf, berhenti dan diam sejenak. Gunakan momen selepas shalat 5 waktu.
Tidak harus lama setelah dhuhur sampai magrib. Cukup selepas shalat dan dzikir. Merenunglah, meski sebentar asalkan bermakna. Kadang hidup serba otomatis sehingga kehilangan kesadaran. Saatnya temukan kesadaran itu. Temukan makna itu agar hidup terasa lebih hidup.
Saya melihat minimal ada tiga hal yang perlu direnungi pada hari ini. Agar mudah diingat saya beri lagi singkatan: MOS. Ingat Masa Orientasi Siswa saat awal masuk sekolah.
Tujuan MOS agar siswa baru memiliki bekal pengetahuan dasar untuk menjalani masa sekolah. Pengetahuan tentang lingkungan sekolah, tata tertib, motivasi belajar, strategi belajar, mencari teman dan lain sebagainya.
Hidup juga perlu bekal pengenalan awal. Apa itu? Motivasi, Orientasi, Strategi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SEKOLAH-SWASTA-Direktur-Sekolah-Islam-Athirah-Syamril-sudah-sia.jpg)