Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Salam Tribun Timur

Petani Sinjai Berebut Air, Watampone Kebanjiran

Inilah anomali cuaca yang sesungguhnya. Makassar panas terik. BMKG ingatkan ancaman El Nino. Tetapi di Bone, justru banjir besar datang.

Tayang:
Tribun-timur.com/DOK WARGA/NURAFNI
BANJIR DI BONE - Warga terjebak banjir di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulsel, Jumat (8/5/2026) dini hari. Kantor pemerintahan di Watampone, ibu kota kabupaten ikut terendam. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Inilah anomali cuaca yang sesungguhnya.

Makassar panas terik.

Orang bicara kemarau.

BMKG mengingatkan ancaman El Nino.

Bahkan muncul istilah “Godzilla El Nino”.

Tetapi di Bone, justru banjir besar datang.

Ketika petani Sinjai di Gareccing berebut air karena proyek irigasi yang mandek, Watampone justeru dilanda banjir.

Sulsel bukan hanya dilanda el-Nino basah.

Tapi el-Nino banjir. 

Baca juga: Sungai Meluap dan Air Laut Pasang Perparah Banjir di Bone

Bahkan banjir di Bone, Jumat (8/5/2026), tak biasa.

Air naik hingga dua meter di kawasan pesisir.

Lansia berusia hampir 100 tahun meninggal.

Seorang bocah enam tahun ikut menjadi korban.

Dan warga kembali mengingat satu tahun yang lama menghantui Bone: 2018.

Karena banjir kali ini disebut hampir setara dengan banjir besar tujuh tahun lalu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved