Banjir Bone
Sungai Meluap dan Air Laut Pasang Perparah Banjir di Bone
Cuaca kini seperti kehilangan pola. Bone memberi pelajaran penting hari ini. Bahwa bencana tidak lagi datang dengan pola lama.
Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Tribun Timur/ Wahdaniar
BANJIR BONE - Bupati Bone Andi Asman Sulaiman (dilingkari) saat memantau wilayah terdampak banjir di Watampone, Jumat (8/5/2026). Bupati Bone terobos genangan banjir, pastikan bantuan dan penanganan cepat untuk warga.
TRIBUN-TIMUR.COM - Kabupaten Bone terendam lagi.
Padahal Sulawesi Selatan sedang berbicara kemarau.
BMKG memperingatkan ancaman El Nino.
Matahari terasa menyengat di Kota Makassar.
Tetapi di Watampone, warga justru berjibaku menghadapi banjir.
Hujan deras mengguyur Bone sejak Kamis (7/5/2026) malam hingga Jumat (8/5/2026) pagi.
Hampir 10 jam tanpa henti.
Air naik cepat sejak dini hari.
Jalan-jalan utama berubah menjadi sungai.
Rumah warga terendam.
Aktivitas lumpuh.
Markas Polres Bone dan Kantor Kejaksaan Negeri Bone di Tanete Riattang Timur pun terendam.
Banjir merendam sedikitnya tiga kecamatan.
Yakni Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat.
Di kawasan pesisir, tinggi genangan air mencapai dua meter.
Berita Terkait: #Banjir Bone
| Kronologi Bocah 6 Tahun dan Lansia 100 Tahun Tewas Saat Banjir Bone |
|
|---|
| Dapur Umum dan Tenaga Medis Siaga Dampingi Korban Banjir Bone |
|
|---|
| Terparah Sejak 2018, Banjir Bone Disebabkan Pendangkalan Drainase dan Pasang Air Laut |
|
|---|
| Bupati Bone Salurkan Santunan Rp5 Juta untuk Keluarga Bocah Korban Banjir |
|
|---|
| Dandim Bone Perintahkan Jajaran Siaga, Babinsa Sisir Wilayah Rawan Banjir dan Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260508-Terobos-Banjir-Setinggi-Lutut-Bupati-Bone-Pastikan-Keselamatan-Warga.jpg)