Klakson Abdul Karim
Tentang Akal Manusia dan Binatang
Baik sains maupun agama (khususnya Islam) sama-sama menunjuk “akal” sebagai pembeda pokok yang mendasar antara manusia dan binatang.
Oleh: Abdul Karim
Ketua Dewas LAPAR Sulsel / Anggota Majelis Demokrasi & Humaniora
TRIBUN-TIMUR.COM - Kita seharusnya mengenali lebih jauh binatang agar kita faham.
Bukan karena kita hendak menandingi dokter hewan.
Bukan pula karena kita kurang kerjaan.
Bukan juga karena keperluan untuk ternak lalu menghasilkan uang.
Bukan juga karena faktor gaya hidup, seperti orang-orang besar yang hobby memelihara binatang.
Bukan karena itu semua kita harus faham akan binatang.
Tapi agar kita tahu perbedaan kita (sebagai manusia) dengan binatang.
Ini urusan perkaran besar yang selalu dikecilkan.
Selalu disepelekan.
Padahal ini urusan penting.
Mengapa penting?
Karena kita jarang bertanya pada diri sendiri; benarkah kita manusia?
Jangan-jangan hanya kita yang mengaku-mengaku sebagai manusia.
Atau jangan-jangan hanya kita yang merasa sebagai manusia.
