Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Presiden Akal Sehat Rocky Gerung Tiarap, Kenapa?

Dalam sejarah peradaban manusia, tersebutkan bahwa seorang intelektual adalah seorang yang ikut serta menjaga sebuah tatanan kehidupan.

Editor: Sudirman
Ist
OPINI - Andi Yahyatullah Muzakkir Founder Anak Makassar Voice. Andi Yahyatullah Muzakkir salah satu penulis rutin Opini Tribun Timur. 

Lantas rezim hari ini tidak menyikapinya sebagai sebuah tindakan fatal yang harus di usut sampai ke akar-akar dan memberikan hukum yang seadil-adilnya pada pelaku.

Ini juga menandakan bahwa rezim Prabowo hari ini berbeda zaman tapi rasa-rasanya masih berwajah orde baru dengan kesewenang-wenangannya.

Ke mana kaum intelektual kita?

Bahwa benar setiap zaman memiliki pelaku dan aktor intelektualnya masing-masing.

Pada era ini lahir seorang pemikir handal, pengeritik tajam dari periode ke periode yang sebagian orang masih menganggapnya sangat idealis, organik dan menjadi sebuah rujukan.

Rocky Gerung adalah sosok yang termaksudkan, suara-suara kritisnya menandakan keberpihakannya pada suara rakyat yang diabaikan.

Peran Rocky Gerung pada era Jokowi begitu sangat besar. Dia mengeritik segala bentuk kebijakan Jokowi yang banyak meresahkan, merugikan dan terkesan korup.

Sebagai oposisi dia sungguh menjalankan tugasnya dengan baik era Joko Widodo.

Dia sangat populer di media-media nasional, di undang di acara-acara TV.

Tanpanya, rezim Jokowi akan berjalan normal-normal saja. Tetapi, dengan kemampuannya membongkar segala fakta dan kebusukan kebijakan Jokowi membawa dirinya mendapat julukan Presiden Akal Sehat.

Hari ini Rocky Gerung terkesan tiarap. Penuh tanya entah karena Prabowo Subianto adalah seorang sahabat atau media-media besar dan saluran Tv kita sengaja mencounternya atau perlahan rezim hari ini mematikan napas pemikirannya?

Ini tentu menjadi tanda tanya.

Sekaligus alarm penting bahwa seorang intelektual tidak boleh diam dengan kondisi yang tampak tidak adil.

Saya rasa jika demikian maka Rocky Gerung tidak lagi di anggap sebagai seorang aktor intelektual.

Karena, seperti yang dikatakan Ali Syari’ati seorang Intelektual adalah dia yang terlibat dan menjadi simbol penting dalam membawa perubahan.

Hari ini Rocky Gerung tidak sepedas era Jokowi, ketajaman kritikannya pada kebijakan dan semangatnya sebagai oposisi perlahan memudar.
Ada apa?

Mari kita sama-sama menyadari dan ikut mempertanyakan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Pilihan

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved