Opini Ahmad Arfah
Ramadan Bulan Aktivasi Literasi
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan juga menahan diri dari kemalasan intelektual.
Artinya, Ramadan adalah bulan di mana 'Bacaan' (al-qur'an secara harfiah berarti bacaan atau yang dibaca) itu hadir ke dunia.
Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa Ramadan adalah bulan kelahiran budaya baca. Tradisi Islam pun kaya dengan budaya literasi.
Para ulama besar Islam adalah pembaca dan penulis yang produktif. Imam Al-Ghazali menulis ratusan karya.
Ibnu Sina menghasilkan ensiklopedia kedokteran yang menjadi rujukan dunia selama berabad-abad.
Al-Biruni menulis tentang astronomi, matematika, dan geografi.
Dan banyak lagi nama-nama yang tidak cukup untuk diurai, adalah mereka tidak hanya membaca Al-Qur'an, tetapi mengkontekstulisasikan bacaan tentang kehidupan.
Di Sulawesi, tradisi literasi juga sudah tertanam sejak lampau, misalnya Tradisi Massure’ merupakan sebuah tradisi kesenian yang mengiringi pembacaan manuskrip La Galigo.
Tradisi lisan (membaca) manuskrip La Galigo yang masih dilestarikan oleh passure’ (pembaca) tetua adat hingga saat ini, dalam beberapa kegiatan kebudayaan.
Di wilayah Sulawesi Selatan sendiri memiliki aksara lontara merupakan produk pengetahuan yang mengarah pada literasi.
Aksara Lontara adalah sistem tulisan tradisional utama di Sulawesi Selatan yang digunakan oleh suku Bugis, Makassar, Mandar dan lainnya.
Dalam konteks diatas, Ramadan dapat menjadi momentum untuk merawat dan menghidupkan kembali tradisi literasi Islam.
Membaca Al-Qur'an dan juga membaca buku, membaca realitas sosial, membaca tantangan zaman, dan membaca diri sendiri.
Disatu sisi data literasi Indonesia dengan angka yang memprihatinkan.
Studi yang dilakukan oleh Program for International Student Assessment (PISA) dan riset lain terkait literasi di Indonesia menempatkan kemampuan membaca pelajar Indonesia di bawah rata-rata negara-negara.
Indonesia juga kerap menempati posisi rendah dalam indeks minat baca global.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-01-07-Ahmad-Arfah-SS-MHum.jpg)