Korupsi PDAM Maros
Dugaan Penyimpangan PDAM Maros Naik Penyidikan, Dirut Sudah Tiga Kali Diperiksa
Muh Shalahuddin mengatakan, dirinya telah memenuhi panggilan penyidik sebanyak tiga kali selama proses penyelidikan berlangsung.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
“Mereka beralih menggunakan sumur bor, sehingga tagihan yang biasanya Rp120 sampai Rp130 juta perbulan turun menjadi sekitar Rp6 sampai Rp7 juta,” ujarnya.
Ia menyebut, kondisi itu berdampak signifikan terhadap total pendapatan perusahaan hingga mencapai sekitar Rp1 miliar pertahun.
Sementara itu, terkait keluhan pelanggan mengenai distribusi air yang kadang macet dan keruh, Shalahuddin memastikan kualitas air produksi PDAM tetap terjaga.
Ia menjelaskan, kekeruhan umumnya terjadi akibat kebocoran pada jaringan pipa distribusi.
“Kalau air yang kami produksi, kami jamin bersih dan jernih. Kekeruhan biasanya karena ada kebocoran di pipa,” tutupnya.
Namun meski air dialirkan terkadang keruh, rupanya tagihan yang masuk kepada pelanggan masih tetap sama tanpa potongan.
Sebelumnya, Kepala Seksi Intelejen Kejari Maros, Adry Renaldi menyampaikan kasus ini telah dinaikkan ke status penyidikan.
Setelah ditingkatkan ke penyidikan, Adry menuturkan akan dilakukan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.
Selain itu, akan dilakukan perhitungan untuk menentukan jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat kasus ini.
"Sejauh ini baru dua orang yang dipanggil," ujarnya.
Kendati demikian, ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait siapa saja yang telah dimintai keterangan setelah kasus ini naik tingkat.
"Jika ada perkembangan, nanti kami kabari kembali," sebutnya.
Penghasilan PDAM Maros merosot
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Senin 17 Maret 2025 di kantor DPRD Maros, Direktur Utama PDAM Maros, Salahuddin, bersama jajaran mendapat sejumlah pertanyaan soal kondisi keuangan dan pelayanan perusahaan.
Dalam pemaparannya, Salahuddin mengatakan, PDAM Maros mengalami penurunan laba signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
| Dirut PDAM Maros Dipanggil Kejaksaan soal Dugaan Korupsi, 20 Saksi Sudah Diperiksa |
|
|---|
| Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi PDAM Maros, Laba Rp2 Miliar Jadi Rp132 Juta |
|
|---|
| 20 Saksi Dugaan Korupsi PDAM Maros Sudah Diperiksa Kejaksaan, Dirut Belum Tersentuh |
|
|---|
| Menguak Dugaan Korupsi di PDAM Tirta Bantimurung, Kejari Maros Selidiki |
|
|---|
| PDAM Maros Raup Laba Rp300 Juta, Dirutnya Justru Dilaporkan ke Kejari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Muh-Shalahuddin-dan-ilustrasi-uang-korupsi-m.jpg)