Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Minyak Meroket dan Rupiah Melemah, Pakar Nilai APBN Rawan Jebol

Pakar Energi Universitas Hasanuddin Prof Bachtiar Nappu menilai blokade selat Hormuz bukan sekadar tekanan biasa

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
MINYAK DUNIA - Pakar Energi Universitas Hasanuddin Prof Bachtiar Nappu mengungkapkan pemerintah berada di situasi sulit. Apabila ingin memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, maka pemerintah harus menjaga impor minyak dunia di tengah harga yang terus meroket. Di sisi lain, kebijakan itu akan membuat APBN Rawan jebol apalagi di tambah subsidi BBM 

"Pasti berdampak kalau tidak ada naik mobil dan motor ke kantor, tidak naik kendaraan umum juga, pasti konsumsi BBM juga akan menurun," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman kepada Tribun-Timur.com pada Jumat (27/3/2026).

Selain hemat BBM, Jufri Rahman mempertimbangkan manfaat lainnya.

Kemacetan di jalan juga bisa terurai. Ribuan ASN yang biasanya tumpah di Jalan saat pagi dan sore hari, nantinya bisa diurai.

Kendaraan pribadi menurun di jalanan, sebab ASN di rumah saja.

Kemudian emisi gas buang kendaraan bisa menurun juga.

Ribuan kendaraan mobil dan motor serentak tidak mengaspal, bisa berdampak menekan polusi udara.

"Jadi, pasti pasti ada pengaruhnya terhadap, khususnya dalam menjadi solusi untuk nanti harga bahan bakar yang mungkin akan meningkat," kata Jufri Rahman.

Untuk di Sulsel, Jufri Rahman mengusulkan WFH tiap hari jumat. Usulan ini akan dibahas dengan Badan Kepegawaian Daerah.

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menanggapi antrean panjang di sejumlah SPBU kabupaten/kota Sulawesi Selatan (Sulsel).

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menjelaskan, peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir tercatat sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat seusai idulfitri.

Kondisi ini menyebabkan penyaluran di sejumlah SPBU berlangsung lebih cepat dari biasanya.

“Adanya peningkatan demand dalam beberapa hari terakhir seiring momentum Idulfitri,” kata Lilik Hardiyanto kepada Tribun Timur Selasa (31/3/2025).

Saat ini, kata Lilik, Pertamina terus melakukan upaya percepatan recovery stok di seluruh lembaga penyalur di 24 kabupaten/kota agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved